Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Siti Zulaeha, Polisi Dalami Proyek Sertifikasi dan Jejak Percakapan

Kasus pembunuhan Siti Zulaeha oleh dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Wahyu Jayadi, kembali memasuki babak baru.

Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Siti Zulaeha, Polisi Dalami Proyek Sertifikasi dan Jejak Percakapan
Tribun Timur/Facebook Muh Darwis
Berikut ini kabar terbaru dosen UNM bunuh Siti Zulaeha. Polisi mendalami soal proyek sertifikasi dan jejak percapakan keduanya 

Sebelum dibuang Wahyu Jayadi juga merusak ponsel korban.

Ponsel tersebut dirusak oleh Wahyu Jayadi dengan cara dipukul menggunakan batu berkali-kali lalu dibuang di selokan dekat kampus UNM Gunungsari.

Aksi tersebut diduga dilakukan guna menghilangkan jejak komunikasi dengan korban sebelum pembunuhan.

Meskipun telah hancur, ponsel iPhone X tersebut kini menjadi barang bukti.

Penyidik akan mengunduh riwayat komunikasi dari smartphone dengan meminta bantuan operator seluler dan menggunakan perangkat khusus.

"Kami sudah menyurat ke pihak Telkom. Itu bukti petunjuk, kita butuh bukti petunjuk dari situ (baca: percakapan)," ucap Kasatreskrim Polres Gowa, Iptu Muhammad Rivai kepada Tribun Timur, Jumat (29/3/2019).

Jejak percakapan tersebut nantinya akan menjadi bukti petunjuk untuk mengungkap motif yang sesungguhnya.

Hal senada juga diungkapkan kembali oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.

Jejak percakapan dari telepon seluler Siti Zulaeha akan menjadi bukti tambahan dalam penyidikan Scientific Crime Investigation.

"Walau dibelah 17 sampai 700 kali, kami tidak butuh lagi perangkatnya. Komunikasi ini tersimpan di bank data server,” kata Shinto Silitonga, Minggu (25/3/2019) lalu.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved