Pertani Pasok 150 Ton NPK Phonska

Distributor pupuk bersubsidi, PT Pertani (Persero) menyalurkan 150 ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska

Pertani Pasok 150 Ton NPK Phonska
SERAMBI/ZAINUN YUSUF
PEKERJA memuat ratusan ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, ZA, SP-36, dan pupuk organik di Gudang Penyangga Lini III PT Petro Kimia Gresik di Blangpidie, Rabu (27/2). 

BLANGPIDIE - Distributor pupuk bersubsidi, PT Pertani (Persero) menyalurkan 150 ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska untuk kebutuhan enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Kamis (28/3).

PT Pertani merupakan distributor pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, ZA, SP-36, dan pupuk organik yang diproduksi PT Petro Kimia Gresik untuk enam dari sembilan kecamatan di Abdya, yakni Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Blangpidie, Susoh, dan Tangan-Tangan. Sedangkan, penyalur pupuk bersubsidi untuk tiga kecamatan lainnya, yaitu Seutia, Manggeng, dan Lembah Sabil, dipercayakan kepada PT Meulugoe Raya.

Penyaluran 150 ton NPK Phonska itu untuk mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Pasalnya, petani di enam kecamatan itu mengeluh lantaran tanaman padi mereka yang baru berumur sekitar satu bulan kekurangan pupuk karena NPK Phonska dan ZA ‘menghilang’ di pasar.

Perwakilan PT Pertani Abdya, Safrizal yang dihubungi Serambi, Kamis (28/3), menjelaskan, ke-150 ton NPK Phonska itu disalurkan ke 39 kios pengecer resmi di enam kecamatan. Penyaluran tersebut dilakukan setelah PT Petro Kimia Gresik selaku produsen menerbitkan SO. Dijelaskannya, alokasi pupuk yang disalurkan ke enam kecamatan itu setelah PT Pertani berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya.

“Koordinasi kita lakukan karena alokasi pupuk bersubsidi terbatas (kurang) sehingga pupuk yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan kecamatan setempat,” ucap Safrizal.

ZA dan SP-36
Sementara itu, berdasarkan keterangan yang diperoleh Serambi, bahwa pupuk bersubsidi jenis ZA dan SP-36 juga krisis stok di kios-kios pengecer di Abdya. Padahal, kedua pupuk tersebut juga dibutuhkan para petani untuk menyuburkan tanamannya. Menanggapi hal itu, Safrizal menjelaskan, hasil koordinasi dengan Distanpan Abdya diputuskan bahwa penyaluran pupuk ZA dan SP-36 baru bisa dilaksanakan pada awal April mendatang.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved