Prabowo Ungkapkan Indonesia Tengah Sakit Korupsi, Jokowi Jelaskan Sistem 'Dilan' Dapat 'Mengobati'

Pada sesi Debat Terbuka Jokowi menyampaikan pertanyaan mengenai sistem 'Dilan' pada Prabowo.

Prabowo Ungkapkan Indonesia Tengah Sakit Korupsi, Jokowi Jelaskan Sistem 'Dilan' Dapat 'Mengobati'
Kolase/Tribunnews/Kompas.com
Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto, saat Debat Pilpres pertama di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia kini tengah mengalami sakit yaitu sakit korupsi.

Sementara itu capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan sistem 'Dilan' (Digital Melayani) dapat membantu mengurangi angka korupsi di Indonesia.

Hal tersebut mereka sampaikan dalam acara Debat Keempat Pilpres 2019, yang juga diunggah pada chanel YouTube KOMPASTV dengan judul 'Seperti Apa Ideologi dan Pemerintahan Menurut Capres?', Sabtu (30/3/2019).

Pada sesi Debat Terbuka Jokowi menyampaikan pertanyaan mengenai sistem 'Dilan' pada Prabowo.

Dalam menjawab pertanyaan tersebut Prabowo setuju dengan sistem digitalisasi, namun merasa tidak berimbang saat masih banyaknya korupsi.

Baca: Video Viral, Demi Bujuk Anggota KKB Menyerahkan Diri, Anggota TNI Ini Lepas Senjata: Mari ke Sini

Baca: Toke M dan Oknum Intelijen Berinisial S Rjs Disebut dalam Lingkaran Kasus Irwandi, Siapa Mereka?

"Saya berpendapat bahwa sistim, alat, metodologi, itu bagus, baik-baik saja jadi kalau itu pelayanan publik dan itu maksudnya untuk efisiensi, untuk mengurangi red tape birokrasi dan sebagainya saya dukung tidak ada masalah," ujar Prabowo.

Kemudian Prabowo menegaskan bahwa sistem online dapat menjadi baik dengan diiringi lembaga pemerintah yang bersih.

"Tapi inti bagi saya pemerintahan adalah kembali, bahwa lembaga-lembaga pemerintah itu harus bersih. Tidak boleh terjadi korupsi yang besar besaran di lembaga pemerintah itu," ujar Prabowo.

"Kalau punya segala sistem online, sistem pelayan publik satu pintu, dan sebagainya, tetapi tetap political will untuk menghilangkan korupsi itu tidak ditegakkan ya menurut saya tetap lembaga-lembaga itu lemah," tambahnya.

Baca: Viral Video Pasangan Gancet saat Berhubungan Intim, Ini Penjelasan Medis

Baca: Prabowo Tunjuk Hadirin yang Tertawakan Pernyataannya, Begini Tanggapan Tokoh

Prabowo pun mengungungkapkan bahwa Indonesia sedang sakit dan harus segera disembuhkan terlebih dahulu.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved