Pemko Pasang Jaringan Gas

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota

Pemko Pasang Jaringan Gas
H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. Wali Kota Banda Aceh

* Untuk 70 Warga Miskin

BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh akan menambah 70 sambungan gas metan untuk rumah masyarakat miskin di tiga gampong dekat lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, tahun ini.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menjelaskan, pemasangan sambungan gas secara gratis ke rumah keluarga miskin itu sudah dilakukan sejak 2016. “Tahun ini kita rencanakan 70 sambungan terpasang untuk warga miskin di Gampong Jawa, Peulanggahan, dan Gampong Pande,” katanya kepada Serambi, Minggu (31/3).

Aminullah yang didampingi Plt Kadis DLHK3 Banda Aceh, Jalaluddin, menjelaskan, pemasangan jaringan gas untuk bahan bakar itu merupakan program Pemko Banda Aceh untuk membantu warga miskin di lokasi sekitar TPA. Sumber gasnya sendiri, kata Wali Kota, diambil dari kolam bekas tumpukan sampah yang sudah ditimbun tanah.

Tumpukan sampah organik yang telah ditimbun tanah itu dipasang pipa secara vertikal berukuran 4-8 inci, sebanyak 18 pipa dan kini jumlahnya sudah ditambah menjadi 25 pipa. “Dari pipa-pipa itu, gas dari kolam sampah organik disambungkan dengan pipa pvc ukuran 3/4 inci yang berfungsi untuk mengumpulkan gas metan tersebut,” ujarnya.

Setelah tiga tahun berjalan, jumlah sambungan gas yang telah dipasang ke rumah warga sudah mencapai 174 sambungan untuk Gampong Jawa dan Peulanggahan. Untuk tahun ini, Pemko Banda Aceh akan menambah 70 sambungan lagi, sampai ke Gampong Pande.

Selain sambungan gas gratis, tambah Aminullah, 70 warga yang rumahnya akan dialiri gas juga diberikan bantuan satu unit kompor. Meski gas dihasilkan secara terus menerus, namun dalam pendistribusiannya setiap hari dilakukan hanya delapan jam, mulai pukul 07.30-12.30 Wib dan pukul 14.30-17.30 Wib. “Waktu pengaliran gas dari sumbernya di TPA Gampong Jawa, disesuaikan dengan jam masak masyarakat,” pungkas Aminullah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Ir Jalaluddin mengatakan, program penyaluran gas metan itu sangat membantu warga yang penghasilannya pas-pasan. Dimana, warga bisa hemat tiga 3 tabung elpiji 3 kilogram setiap bulan.

Dikatakan, gas yang dialirkan ke rumah-rumah penduduk miskin tersebut tidak hanya digunakan untuk memasak saja, tapi bisa juga digunakan untuk kegiatan bisnis. Program pendistribusian gas itu, menurut Jalaluddin, sangat membantu ekonomi masyarakat miskin di Gampong Jawa dan Peulanggan yang membuka usaha kecil memanfaatkan gas metan gratis dari Pemko banda Aceh. “Tahun ini, jaringan gas metan gratis itu dibuka sampai ke Gampong Pande sebanyak 70 sambungan baru,” ujarnya.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved