Senator H. Fachrul Razi, MIP: Sikap Saya Tegas, Tolak Tambang Emas PT EMM

SEJUMLAH masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Korps Barisan Pemuda Aceh (BPA) kembali menggelar aksi

Senator H. Fachrul Razi, MIP: Sikap Saya Tegas, Tolak Tambang Emas PT EMM
IST

Dirinya menentang keras atas upaya perizinan dan pertambangan yang dilakukan oleh PT Emas Mineral Murni (PT EMM). “Cabut Izin dan tutup pertambangan tersebut,” tegas Fachrul Razi. “Saya khawatir, ada mega proyek “Freeport kedua” pertambangan emas besar besaran terjadi di Nagan Raya dan ini adalah skenario konflik baru yang ciptakan di Aceh yang dilakukan oleh pemerintah pusat, saya akan terus memantau permasalahan ini, kalau tidak, saya akan minta Presiden Jokowi untuk mencopot Menteri ESDM dan Dirjen Mineral dan Batubara serta lembaga yang terlibat dibawahnya,” ungkap Fachrul Razi.

Sebelumnya, warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya Sabtu (22/9/2018) kembali meminta pemerintah untuk menutup semua aktivitas tambang emas PT Emas Mineral Murni (PT EMM) di daerah itu. Pada bukan Oktober 2018, Senator Aceh H. Fachrul Razi, MIP dan Puluhan aktivis mahasiswa menggelar demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kuningan, Jakarta, Jumat, 05 Oktober 2018. Aksi demonstrasi tersebut menuntut KPK RI segera mengusut izin tambang emas di Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang d i k e l u a r k a n Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral RI dan Dirjen Minerba. Proyek emas di Beutong emiliki Sumberdaya proyek Beutong ini diprediksi sebesar 93 juta ton, yang terdiri dari 1,24 miliar pounds tembaga, 373.000 ounces emas, 5,7 juta erak, plus sebanyak 20 juta pounds molibdenum, teriak Fachrul Razi yang menjelaskan ada proyek Freeport kedua di Aceh.

“Izin tambang emas tersebut telah melanggar Pancasila, UUD 1945 pasal 33 dan UUPA,” tegas Fachrul Razi. Kepada Presiden Jokowi dirinya meminta Menteri ESDM dan Dirjen Minerba untuk dicopot, dan meminta KPK RI memproses izin tambang ini.Fachrul Razi mengatakan Izin tambang emas yang diperkirakan melebihi tambang Freeport itu berada di area penggunaan lain (APL) seluas 2 779 Hektar hutan lindung 4. 709 Hektar.

“Wilayah usaha terletak dalam kawasan Ekosistem Leuser (KEL)Seluas 2.478 Ha. Selain itu, juga terdiri dari 1.205 Hektar di area penggunaan lain (APL) dan 1.273 dalam kawasan hutan lindung. Lokasi pertambangan emas PT. EMM berada di 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya dan Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Tegas Fachrul Razi. Pada bulan Oktober 2018, Senator Aceh DPD RI Dapil Aceh, H. Fachrul Razi, MIP menyerahkan berkas berupa data perizinan tambang emas di Beutong, Nagan Raya ke Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo.

Penyerahan berkas itu berlangsung usai rapat kerja DPD RI dan KPK RI di Ruang Rapat Pimpinan DPD RI, Lantai VIII, Senayan Jakarta, Rabu 10/10/2018). Kami menduga ada indikasi korupsi dengan adanya surat izin penambangan emas yang melibatkan Menteri ESDM RI, Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, dan kami meminta agar KPK RI melakukan pengusutan lebih mendalam adanya laporan ini,” tegas Fachrul Razi.

“Kami yakin KPK RI mampu mengusut siapa siapa saja dibalik izin pertambangan ini, dan kita tunggu saja proses ini akan terus kami kawal di PK,” tutupnya Fachrul Razi.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved