Hari Ke-9, Belum Ada Papol yang Gelar Kampanye Terbuka di Banda Aceh

Hingga hari ke sembilan, KIP Banda Aceh belum menerima laporan dari parpol yang akan melaksanakan kampanye terbuka

Hari Ke-9, Belum Ada Papol yang Gelar Kampanye Terbuka di Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/Hand over
Yusri Razali,Komisioner KIP Banda Aceh 

Hari Ke-9, Belum Ada Papol yang Gelar Kampanye Terbuka di Banda Aceh

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Hari ini, Selasa (2/4/2019), merupakan hari ke sembilan pelaksanaan kampanye terbuka atau rapat umum Pemilu dan Pilpres 2019.

Namun, belum ada partai politik (parpol) yang mengambil kesempatan kampanye terbuka di Banda Aceh.

Komisioner KIP Banda Aceh, Yusri Razali,  mengatakan saat ini pihaknya belum menerima laporan dari parpol yang akan melaksanakan kampanye terbuka.

"Belum ada laporan," katanya kepada Serambinews.com, Selasa (2/4/2019).

Yusri menyatakan tidak mengetahui kenapa parpol tidak memanfaatkan kesempatan itu.

Padahal, KIP telah menetapkan jadwal kampanye terbuka dari 24 Maret hingga 13 April 2019 atau tiga hari menjelang pencoblosan.

Baca: Irwandi Ingin Pulang ke Aceh

Baca: Aktivis GeRAK Bantah Pernyataan Irwandi

Lokasi Kampanye

KIP Banda Aceh juga telah menetapkan tujuh lokasi kampanye yaitu di halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya yang dikhususkan untuk kampanye pasangan Presiden dan Wakil Presiden, serta Lapangan Bola Kaki Gampong Jawa untuk kampanye calon anggota DPD RI.

Kemudian lapangan Bola Kaki Gampong Blang Cut untuk caleg dapil I meliputi Kecamatan Baiturrahman dan Lueng Bata, Pelataran Parkir Stadion H Dimurtala untuk caleg dapil II yakni Kecamatan Kuta Alam.

Lapangan Bola Kaki Gampong Pango Raya untuk caleg dapil III meliputi Kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala.

Lapangan Bola Kaki Gampong Lamjame untuk caleg dapil IV meliputi Kecamatan Banda Raya dan Jaya Baru, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gampong Lambung untuk caleg dapil V meliputi Kecamatan Kuta Raja dan Meuraxa.

Yusri menyatakan, hasil pantauan pihaknya di lapangan, kebanyakan calon anggota DPR lebih cenderung melakukan kampanye terbatas atau tatap muka dengan masyarakat ketimbang kampanye terbuka.

"Dalam pantauan kita, mereka (caleg) masih masih melakukan kampanye dalam bentuk yang lain, seperti pertemuan terbatas dan tatap muka," ungkap Yusri.(*)

Baca: Caleg Rawan Sakit Jiwa

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved