Breaking News:

Di Hadapan Mahasiswa Unsyiah, Menkominfo Rudiantara Ajak Masyarakat Berantas Hoaks

Rudiantara menyampaikan bahwa jumlah hoaks meningkat pada Januari 2019 menjadi 175, dan naik secara signifikan pada Maret menjadi 453 hoaks.

DOK UNSYIAH
Menkominfo RI, Rudiantara berbincang dengan Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Eddy Fitriadi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara, mengajak mahasiswa memberantas hoaks yang saat ini penyebarannya semakin masif dan memprihatinkan.

Harapan itu disampaikan Rudiantara di hadapan ratusan mahasiswa dalam seminar nasional 'Hoaks dan Implikasinya terhadap Demokrasi dan Pembangunan yang Berkelanjutan’, di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Darussalam, Banda Aceh, Selasa (2/4/2019).

Baca: Menkominfo Rudiantara Tegur ASN yang Pilih 02: Yang Gaji Kamu Siapa? Ini Video Lengkapnya

Baca: Kemenkominfo: Ingat! Jejak Digital Negatif Anda Bisa Mengantarkan Anda ke Balik Jeruji Besi

Baca: Kemenkominfo Jaring 1.285 Komentar Radikal di Medsos, Tiga Orang Ditangkap di Aceh, Anda Termasuk?

Menteri Rudiantara menyampaikan bahwa jumlah hoaks meningkat pada Januari 2019 menjadi 175, dan naik secara signifikan pada Maret menjadi 453 hoaks.

Dari jumlah yang didata Kominfo, sebanyak 30 persen hoaks bermuatan politik.

“Kita perlu mendidik masyarakat untuk membiasakan memverifikasi informasi atau bertabayun,” kata Menkominfo.

Rudiantara mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk meningkatkan literasi agar bisa memfilter berita atau informasi yang tidak benar.

Dalam penggunaan media sosial (medsos), dia menyarankan masyarakat agar tidak meneruskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Hindari informasi yang bersifat ghibah dan fitnah,” jelasnya.

Baca: Di ILC, Karni Ilyas Sebut Hoaks Tak akan Berpengaruh pada Hasil Pencoblosan Pemilu 2019

Baca: Sebut Jokowi Kena Karma Lingkungan di ILC, Rizal Ramli: Siapa Raja Hoaks Pendamping Ratna Sarumpaet?

Baca: Menelusuri Buzzer Hoaks Pilpres, Digaji Ratusan Juta hingga Donatur Bersedia Sumbang Rp 2 Miliar

Sementara Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan, di era teknologi dan informasi begitu pesat saat ini, para pelaku dan penyebar hoaks seakan mendapatkan peluang baru.

Dikatakan, hoaks dapat membuat masyarakat bingung dan hilang kepercayaan.

Untuk itu sambung Rektor, dibutuhkan pengetahuan, mengecek, dan meneliti dengan seksama setiap informasi yang diterima masyarakat.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved