Paus Hamil Ditemukan Mati Terdampar dengan Perut Berisi 22 Kilogram Sampah Plastik

Sayangnya, plastik sekali pakai masih saja digunakan untuk keperluan rumah tangga. Dan jeleknya lagi, sampahnya dibuang sembarangan.

Paus Hamil Ditemukan Mati Terdampar dengan Perut Berisi 22 Kilogram Sampah Plastik
Nytimes
Paus yang hamil ditemukan mati terdampar di pantai Porto Cervo, Sardinia, Italia. Perutnya penuh dengan plastik. 

SERAMBINEWS.COM - Belakangan ini digaungkan untuk mengurangi penggunaan plastik karena sampahnya yang butuh ribuan tahun untuk penguraian.

Sayangnya, plastik sekali pakai masih saja digunakan untuk keperluan rumah tangga. Dan jeleknya lagi, sampahnya dibuang sembarangan.

Sampah plastik yang dibuang sembarangan ini akan mengalir bersama air sungai lalu akhirnya bermuara di laut, dan menambah sampah di lautan luas.

Baca: Di China, Lalat Diternakkan dan Belatungnya Laku Dijual Hingga Rp21 Juta per Ton

Akibatnya bisa fatal bagi makhluk penghuni laut, bahkan orang-orang yang sedang bermain-main di pantai.

Seekor paus dengan jenis paus sperma (sperm whale) ditemukan terdampar di sebuah pantai di Porto Cervo, salah satu destinasi wisata yang populer di Sardinia, Italia.

Ketika ditemukan, paus tersebut sudah berada dalam kondisi mati dengan perut penuh plastik seberat 22 kilogram.

Baca: Khumaira dan Aan Gufran Terpilih Wakili Pidie untuk Paskibra Provinsi Aceh

Luca Bittau, kepala SEAME Sardinia organisasi nirlaba yang melindungi ordo Cetacea (paus, lumba-lumba, pesut) membenarkan adanya sampah plastik dan jaring ikan dalam paus tersebut.

Tragisnya, paus sperma ini diketahui tengah berada dalam kondisi mengandung.

Menurut Bittau, kondisi janinnya sudah hampir teraborsi sebelum dia terdampar dan saat ditemukan janinnya sudah dalam tahap dekomposisi (terurai atau membusuk).

Baca: Peserta Fun Bike Aceh Tamiang 2019 Diimbau Kenakan Pakaian Sopan

Paus tersebut memiliki panjang 8 meter dengan janin yang hampir mencapai 2 meter panjangnya.

Meskipun perutnya ditemukan penuh dengan plastik, paus tersebut kini masih berada dalam tahap pemeriksaan untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Kasus paus terdampar dengan plastik dalam tubuhnya bukanlah hal baru.

Baca: Kesal dengan Sesama Teman Kerja, Guru TK di China Racuni Bubur 23 Muridnya

Sebelumnya, di Filipina seekor paus ditemukan mati dengan sampah plastik sebanyak 40 kilogram di perutnya mulai dari kantong plastik belanjaan hingga belasan karung beras.  (Nathania Kinanti)

Artikel ini telah tayang di Intisari Online dengan judul : Paus yang Sedang Hamil Ini Ditemukan Mati Terdampar dengan Perut Berisi 22 Kilogram Sampah Plastik

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved