Brunei Darussalam Beri Sanksi Cambuk juga Rajam Bagi Pelaku LGBT, Banjiri Pro Kontra

Di bawah rancangan undang-undang yang baru, mereka yang kedapatan melakukan hubungan "seks gay" dapat dilempari batu sampai mati (Rajam)

Brunei Darussalam Beri Sanksi Cambuk juga Rajam Bagi Pelaku LGBT, Banjiri Pro Kontra
www.suaramuhammadiyah.id/Alinea.ID
Brunei Darussalam tetapkan hukum rajam bagi LGBT 

"Saya memuji teman saya, #GeorgeClooney, karena mengambil sikap menentang diskriminasi anti-gay dan kefanatikan yang terjadi di negara #Brunei - tempat di mana orang-orang gay dilecehkan, atau lebih buruk lagi - dengan memboikot hotel-hotel Sultan."

Baca: 13 Hari Jelang Pemungutan Suara, Berikut 4 Hasil Survei Elektabilitas Jokowi dan Prabowo

Baca: Prabowo Tak Jadi Datang ke Medan Karena Helikopter Tidak Dapat Izin Mendarat, Ini Kata Gerindra

Baca: Gus Nadir Komentari Yusril Beberkan Percakapan dengan Habib Rizieq Soal Keislaman Prabowo: Tak Etis

Terlepas dari kritik, Sultan Bolkiah telah berjanji untuk menyebarluaskan ajaran Islam.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan sebelum perubahan, Sultan Bolkiah mempertahankan posisinya, dengan mengatakan, "Brunei Darussalamadalah negara berdaulat Islam dan sepenuhnya independen, dan seperti semua negara independen lainnya, (Brunei) menegakkan aturan hukumnya sendiri."

"Brunei Darussalam selalu mempraktikkan sistem hukum ganda, yang didasarkan pada Hukum Syariah dan yang lainnya berdasarkan Hukum Umum."

"Hukum Syariah, selain untuk menghalangi tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam, juga bertujuan untuk mendidik, menghormati, dan melindungi hak-hak yang sah dari semua individu, masyarakat, atau kebangsaan dari berbagai agama dan ras."

Brunei adalah negara Asia timur atau tenggara pertama yang menerapkan hukum pidana syariah di tingkat nasional. (Adrie P. Saputra/Suar.ID)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Hukuman Mati Pelaku LGBT, Brunei Darussalam Beri Sanksi Cambuk Juga Rajam, Banjiri Pro Kontra

Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved