Disurati Bocah 10 Tahun, Qantas Kini Berinisiatif Buka Pelatihan untuk Anak-anak

“Ini adalah hari besar bagi kami. Kami punya banyak hal untuk dipelajari dari mereka (Qantas), tetapi mereka juga bisa belajar dari kami

Disurati Bocah 10 Tahun, Qantas Kini Berinisiatif Buka Pelatihan untuk Anak-anak
AP Photo
Maskapai penerbangan Australia, Qantas. 

SERAMBINEWS.COM - Dunia penerbangan adalah hal yang menarik bagi anak-anak. Bahkan dapat menginspirasi mereka untuk mengejar karirnya di industri tersebut.

Seperti bocah 10 tahun ini misalnya. Alex Jacquot awalnya hanya menulis surat yang ditujukan untuk Alan Joyce CEO Qantas Group, sebuah perusahaan penerbangan asal Australia.

Siapa sangka, surat tersebut menjadi perhatian CEO Qantas Group dan membuat sebuah program untuk anak kecil dalam dunia penerbangan.

Baca: Tragedi Ethiopian Airlines, Diduga Ada Benda Asing yang Disebut Merusak Sensor

 Alex pun akan mendapat pelatihan khusus saat dia telah siap. Sontak kejadian ini menjadi perhatian global.

“Apakah Anda punya tips untuk memulai penerbangan? Saya sangat berterima kasih jika Anda memberi jawabannya," tulis Alex Jacquot dalam suratnya dilansir dari CNBC Make It, Kamis (4/4/2019).

Setelah menerima surat itu, lantas Qantas Group mengumumkan akan meluncurkan program 'Future High Flyers', yakni program inisiatif untuk anak usia 7 hingga 12 tahun mendapatkan peluang dan mengekplorasi pekerjaan di belakang layar dalam perusahaan Qantas Airlines.

Baca: Hari Ini Abusyik Cuti, untuk Kampanyekan Capres Jokowi

"Banyak eksekutif maskapai pemula di luar sana, mungkin karena dunia penerbangan adalah dunia yang mampu memberikan imajinasi untuk anak-anak. Saya tidak ragu beberapa dari mereka nantinya akan bekerja di maskapai," kata CEO Qantas Group Alan Joyce dilansir dari CNBC Make It, Kamis (4/4/2019).

Pengumuman itu menyusul setelah Alan Joyce dan anak 10 tahun, Alex Jacquot bertemu dan menandatangani nota kesepahaman.

Baca: 25 CJH Lhokseumawe Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Joyce telah menanggapi surat Jacquot pada Februari lalu untuk bertemu dan membahas beberapa topik seperti jenis pesawat, katering dalam penerbangan, dan penerbangan jarak jauh.

"Dalam suratnya, Alex Jacquot meminta saya untuk menganggapinya serius. Jadi kami melakukannya. Sulit untuk tidak terkesan oleh antusiasmenya. Industri penerbangan membutuhkan orang-orang yang berpikir besar dan Alex memilikinya," ungkap Joyce.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved