Korban Puting Beliung Pijay Tagih Janji Pemkab

Janji itu dulu disampaikan Bupati Pijay diwakili Asisten II, Ir Jailani Beuramat, didampingi Kadis Sosial, Dra Hj Cut Aminah dan Kalak BPBD, HM Nasir

Korban Puting Beliung  Pijay Tagih Janji Pemkab
Serambi
Penyerahan bantuan untuk korban puting beliung di Pidie Jaya. 

Laporan Abdullah Gani/Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Para korban angin puting beliung di Gampong Bale Ulim Kecamatan Ulim, Pidie Jaya (Pijay), yang rumahnya rusak saat musibah itu, Selasa (5/3/2019) atau sekitar sebulan lalu, kini menagih janji Pemkab Pijay.

Janji itu dulu disampaikan Bupati Pijay diwakili Asisten II, Ir Jailani Beuramat, didampingi Kadis Sosial, Dra Hj Cut Aminah dan Kalak BPBD, HM Nasir SPd, ketika menyerahkan bantuan masa panik sehari setelah musibah ini.

Baca: Lebih Kaya dari Raja Arab Saudi, Ini Ini 5 Fakta Sultan Hassanal Bolkiah Penguasa Brunei Darussalam

Tgk Muslich, seorang korban yang rumahnya rusak didampingi mantan Keuchik Bale Ulim, Mustafa Muhammad, menagih janji itu melalui Serambinews,com, Kamis (4/4/2019). Menurutnya, dana masing-masing Rp 2.000.000 yang pernah dijanjikan pemkab, hingga kini belum mereka terima.

Baca: MTQ Aceh di Pidie Diundur ke September, Ini Sebabnya

Saat menyerahkan bantuan masa panik disebutkan bahwa uang Rp 2 juta akan diserahhkan belakangan atau menyusul. Alasannya, karena kala itu proses administrasi belum dilakukan. Kini sudah sebulan musibah itu terjadi, kata Tgk Muslich, uang itu belum juga mereka terima.

“Bukan hanya saya, korban lainnya juga sama,” kata Muslich yang ikut dibenarkan Mustafa. Ditambahkan Muslich, ia bukan semata-mata mengharap janji tersebut. Tapi itu disampaikan adalah agar publik atau masyarakat tahu bahwa uang itu memang belum diterima.

Baca: Miris! Kisah Guru Honorer Bergaji Rp 85.000 Sebulan di Pedalaman Flores NTT: Kami Mau Makan Apa?

Catatan Serambinews,com, keempat korban angin puting beliung di Gampong Bale Ulim, yaitu Tgk Muslich, Chamsiah, Fajri dan Muliadi. Hanya Muliadi yang menempati rumah dinas PU Pengairan. Sedangkan lainnya murni rumah miliknya masing-masing.

Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pijay, Dra Hj Cut Aminah yang dihubungi melalui ponselnya tidak berhasil. Kendati nada masuk tapi tak diangkat. Sementara Asisten II Setdakab, Ir Jailani Beuramat, menjawab serambinews,com mengaku terkejut mengetahui bahwa uang dimaksud belum diserahkan.

Baca: BREAKING NEWS - Rumah Keuchik Pasi Peukan Baro Pidie Musnah Terbakar

“Biasanya proses administrasi hanya berselang dua atau tiga hari sudah siap, kemudian uang itu langsung diserahkan kepada korban. Kami akan segera menghubungi Kadissos-P3A Pijay untuk mencari tahu persoalan dimaksud. Akan saya telepon langsung Ibu Cut sekarang,” kata Jailani. (*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved