Opini

Konsideran Islam di Pilpres 2019

BEBERAPA hari lagi, rakyat Indonesia akan mengikuti pesta demokrasi. Pesta ini diharapkan dapat dikuti

Konsideran Islam di Pilpres 2019
Dr. H. Munawar A. Djalil, MA

Pendapat Imam Hanbal di atas menunjukkan bahwa figur yang kuat sangat menentukan dalam kepemimpinan. Nah, pada titik ini, Anda boleh menetapkan pertimbangan Anda, tapi ingatlah selalu sabda Rasul saw, “Siapa yang mengangkat seseorang untuk suatu jabatan yang berkaitan dengan urusan masyarakat sedangkan dia mengetahui ada yang lebih tepat, maka sesungguhnya ia telah mengkhianati Allah, Rasul, dan kaum Muslim.”

Oleh karena itu, semua kita tahu bagaimana ancaman Allah Swt terhadap yang menyia-nyiakannya (pemilih dan yang dipilih). Jangan kemudian berkata, “tidak ada yang wajar dipilih, semuanya buruk”. Sekali lagi saya menyampaikan pesan bagi para pemilih terutama milineal melalui petunjuk Nabi saw, fi ba’dh al-syarri khiyar (dalam yang buruk pun ada pilihan), yakni dengan memilih yang paling sedikit keburukannya.

Akhirnya, ketika Anda sudah berada dalam bilik suara untuk mencoblos pada Pilpres 17 April 2019 nanti, iringilah dengan doa, Allahumma tushallith ‘alaina bizunubina man la yakhafuka wala yarhamuna (Ya Allah jangan Engkau berikan kepada kami, karena dosa-dosa kami pemimpin yang tidak takut kepada-Mu dan yang tidak sayang kepada kami. Amin ya Rabbal ‘alamin. Wallahu a‘lam bish-shawab. (adjalilmunawar@gmail.com)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved