Perpanjangan DOKA Jadi Komitmen Jokowi

Jokowi berkomitmen untuk menyahuti aspirasi masyarakat dan Pemerintah Aceh yang menghendaki agar jatah Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) diperpanjang.

Perpanjangan DOKA Jadi Komitmen Jokowi
SERAMBINEWS.COM/YARMEN DINAMIKA
Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Dr Sofyan A Djalil MA melaksanakan konferensi pers di lantai dua Hotel Hermes Banda Aceh, Kamis (4/4/2019) malam. Ia didampingi moderator, Dr Mukhlisuddin Ilyas.

Laporan Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS. COM, BANDA ACEH - Presiden Jokowi berkomitmen untuk menyahuti aspirasi masyarakat dan Pemerintah Aceh yang menghendaki agar jatah Dana Otonomi Khusus untuk Aceh (DOKA) yang sedianya berakhir tahun 2027, diperpanjang.

“Yakinlah, akan ada extension (perpanjangan -red) Dana Otsus untuk Aceh. Pak Jokowi sudah berkomitmen penuh untuk itu dan yakinlah akan mendapat dukungan dari DPR RI karena hubungan Pak Jokowi dengan dewan selama ini sangat baik. Apalagi ini menyangkut kepentingan Aceh yang baru pulih dari konflik,” kata Dr Sofyan A Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI menjawab Serambinews.com dalam konferensi pers di lantai dua Hotel Hermes Banda Aceh, Jumat (4/4/2019) malam.

Dalam konferensi pers itu, Sofyan Djalil didampingi moderator, Dr Mukhlisuddin Ilyas MPd, Direktur Bandar Publishing yang juga dosen sebuah PTS di Banda Aceh.

Selain dihadiri sekitar 25 wartawan, konferensi pers itu juga dihadiri dua rekan Sofyan Djalil, yakni Prof Dr Ahmad Humam Hamid MA dan Dr M Adli Abdullah MCL.

Menurut Sofyan Djalil, perpanjangan jatah Dana Otonomi Khusus untuk Aceh haruslah melalui produk hukum, berupa undang-undang.

“Oleh karenanya harus mendapat dukungan dari DPR RI. Dan insyaallah, ikhtiar ke arah ini akan lancar saja, karena pertimbangannya adalah untuk mendukung optimalisasi perdamaian Aceh,” kata mantan juru runding RI di Helsinki ini.

Ia mengutip perkataan Wapres Jusuf Kalla bahwa mengurus perdamaian itu ibarat layanan purnajual (after-sale service) sebuah mobil. Dalam artian, diperlukan treatment-treatment tambahan agar transaksinya lebih sempurna.

Baca: Kasus DOKA, MaTA Minta Masyarakat Dukung KPK

Baca: Proyek DOKA Agara Harus Dievaluasi

Baca: Menyoal Pengelolaan DOKA

“Nah, perdamaian Aceh pun demikian. Kita perlukan tambahan Dana Otsus agar pertumbuhan ekonomi Aceh makin membaik sehingga perdamaian semakin dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Sofyan Djalil.

Ia juga menyinggung soal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe yang menurutnya tahun ini akan dioptimalkan kinerjanya sehingga dapat mengikuti kemajuan KEK lainnya di Indonesia.

“Beberapa hal yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan KEK Arun Lhokseumawe sudah kita selesaikan. Tinggal kita pacu saja kinerja KEK ini, supaya setara dengan kemajuan KEK lainnya di Tanah Air,” kata putra Aceh Timur yang berkali-kali menjadi menteri ini.

Baik pada era SBY maupun Jokowi.

Pagi ini Sofyan A Djalil akan mengisi Talkshow Sosial dan Politik di Hotel Regina Banda Aceh dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan Kampus II Universitas Syiah Kuala di kawasan Neuhuen, Aceh Besar, seluas 1.600 hektare kepada Rektor Unsyiah. (*)

Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved