Burung Pipit Serang Tanaman Padi di Abdya

Petani mengaku kewalahan mengusir hama burung pipit yang menyerang secara berkelompok dalam jumlah besar.

Burung Pipit Serang Tanaman Padi di Abdya
Serambinews.com
Petani membentangkan jaring di atas hamparan sawah di Abdya, Minggu (7/4/2019), untuk melindungi bulir padi yang mulai matang dari serangan hama burung pipit. 

aporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINMEWS.COM, BLANGPIDIE - Tanaman padi sawah MT Gadu 2019 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di sejumlah kawasan telah memasuki pematangan bulir gabah.

Kondisi bulir padi yang memasuki tahap pematangan sangat disukai hama antara lain burung pipit yang menyerang secara berkelompok jalan jumlah besar.

Hamid, salah seorang petani Gampong Kuta Bahagia kepada Serambinews.com mengaku kewalahan mengusir hama burung pipit yang menyerang secara berkelompok dalam jumlah besar.

Burung pipit menyerangkan terutama waktu pagi, kemudian menjelang sore hari. “Tak ada pilihan lain, kami (petani) harus bertahan di sawah sampai sore untuk berjaga di padi dari serangan burung,” katanya.

Mengatasi hama burung yang memakan bulir padi, sebagian besar petani membentangkan jaring di atas hambaran tanaman padi sawah.

Namun, kemampuan membentangkan jaring di atas hamparan sawah sangat terbatas, sehingga petani harus bertahan di lokasi sawah.

Penjagaan dari serangan burung pipit dilakukan secara bergiliran melibatkan anggota keluarga petani.

Sebab, kawanan burung pipit dalam jumlah besar itu ketika dihalau berpindah ke lokasi lain dalam waktu tidak lama, kemudian kembali lagi.

Cara lain untuk mengusir burung pipit, dengan memasang potongan plastik warna perak dan hitam ukuran tertentu dengan cara diikat pada bentengan tali di atas hamparan  sawah.

Plastik warna perak tampak berkilau ketika dihembus angin sehingga diharapkan bisa mengusir burung.

Beragam cara dilakukan petani untuk mengusir hama burung yang tergolong ganas itu. “Bila tidak, akan berpengaruh terhadap menurunnya hasil panen,” kata petani Beuah, Pawoh.(*)

Baca: Harga Beli Beras Petani oleh Bulog Rp 8.030/Kg

Baca: Kampung Kuyun Lah Sulap Sawah Jadi Objek Wisata

Baca: Sukses Jadi Auditor Keuangan, Pria Malaysia Ini Malah Pilih Hidup Sebagai Petani

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved