Dianggap Sebagai Inkarnasi Tuhan, Bocah Kambar Bertubuh Gancet Ini Menolak Dipisahkan, Ini Alasannya

Meski demikian, mereka tidak pernah menyesal ketika menolak tawaran yang datang dan memberi mereka kesempatan untuk menjalani operasi pemisahan.

Dianggap Sebagai Inkarnasi Tuhan, Bocah Kambar Bertubuh Gancet Ini Menolak Dipisahkan, Ini Alasannya
Dailymail
Kembar siam Shivanath dan Shivam Sahu. 

SERAMBINEWS.COM - Kembar siam bernama Shivanath dan Shivam Sahu, adalah salah satu dari banyak anak dengan kondisi langka di dunia.

Mereka memiliki tubuh yang menyatu dan berhasil hidup selama 18 tahun.

Meski demikian, mereka tidak pernah menyesal ketika menolak tawaran yang datang dan memberi mereka kesempatan untuk menjalani operasi pemisahan.

Menurut Dailymail pada Kamis (4/4/2019), bocah kembar dari Desa Khenda di distrik Baloda Bazar, India ini pertama kali menjadi perhatian masyarakan pada 2014.

Setelah sebuah video beredar yang menunjukkan mereka sedang mencuci pakaiannya sendiri dengan kondisi tubuhnya yang gancet.

 dailymail
dailymail ()

Baca: Lama Tak Bertelur, Wanita Ini Sembelih Ayam Peliharaannya & Temukan Harta Karun dalam Perut Ayamnya

Baca: Posting Ujaran Kebencian untuk Capres 02, Pria Pengangguran dan Residivis Ini Diringkus Polisi

Baca: Usai Kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, Pendukung Prabowo-Sandiaga Bersihkan Area Luar Stadion

Sejak saat itu, keduanya sering didekati oleh relawan/dokter dan menawarkan bantuan operasi untuk memisahkan tubuh mereka.

Namun, pasangan ini menolaknya dan mengatakan bahwa mereka telah bertekad untuk tetap bersama.

Bahkan, saat ini setelah menginjak usia ke-18 mereka juga dianggap terlalu tua untuk melakukan operasi dan mengaku lebih bahagia dengan kondisinya.

Berbicara pada Barcorf TV, Shivanath mengatakan, "kami tidak dapat dipisahkan, bahkan jika kami ingin mungkin itu telah terjadi saat masih anak-anak, tetapi sekarang tidak mungkin."

"Kami tidak ingin melakukan operasi, kami ingin tetap seperti ini, karena ini adalah karunia unik dari Tuhan, kami memiliki dua tubuh namun satu jiwa,"  lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved