Gran Max Kontra Revo, Dua Warga Sumut Tewas

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Tangse-Meulaboh

Gran Max Kontra Revo, Dua Warga Sumut Tewas
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK 

SIGLI - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Tangse-Meulaboh, Jumat (5/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Dua warga Sumatera Utara (Sumut) tewas setelah sepeda motor (sepmor) jenis Honda Revo BK 2396 AHG yang mereka tumpangi bertabrakan dengan mobil pikap Daihatsu Gran Max BL 8294 J di tikungan kilometer 47 lintas nasional tersebut, kawasan Dusun Kuala Kreung, Gampong Pulo Baro, Kecamatan Tangse, Pidie.

Kedua korban tewas itu adalah Lamboi Pangaribuan (23), warga Dusun XI, Sidoharjo Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dan rekannya Joihendri Lubis (25), warga Barisan Nainggolan, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.

Informasi yang diperoleh Serambi dari warga dan kepolisian, kemarin, menyebutkan, insiden maut itu berawal saat sepmor Revo yang dikendarai Lamboi dengan memboncengi Joihendri melaju dari Geumpang menuju Tangse dengan kecepatan tinggi. Sesampai di tikungan Dusun Kuala Kreung, Gampong Pulo Baro, Kecamatan Tangse, Lamboi tak mampu mengendalikan sepmornya.

Pada bersamaan, datang pikap Gran Max BL 8294 J dari arah berlawanan. Sehingga, tabrakan pun tak dapat terelakkan. Akibatnya, kedua pengendara sepmor terbentur bagian depan pikap dan kemudian terlempar ke badan jalan. Karena mengalami luka berat, Lomboi dan Joihendri mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Sementara sopir Gran Max yang belakangan diketahui bernama Muhammad Rizki (19), warga Dusun Ujong Tunong/Paya Bili, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, tidak mengalami luka. Hanya bagian depan mobilnya yang ringsek akibat dihantam Revo.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambi, Sabtu (6/4), mengatakan, kedua warga Sumut itu meninggal akibat terbentur ke bagian depan mobil dan kemudian terlempar ke badan jalan. Dikatakan, Lamboi mengalami luka patah pada pergelangan tangan kanan dan kiri, serta luka robek di kedua pahanya.

Sementara Joihendri mengalami luka robek di kepala, serta keluar darah dari hidung dan kedua telinganya. “Sepmor itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kemudian menghantam Gran Max di tikungan. Kasus ini sudah ditangani Unit Laka Polres Pidie,” jelas AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved