Ratusan Perempuan dan Anak Terlibat di Tambang Minyak Ilegal di Aceh Timur

Meski sempat meledak yang menyebabkan 28 penambang tewas pada awal tahun lalu, saat ini tambang minyak di sumur tua Rantau Peureulak, kembali ramai.

Ratusan Perempuan dan Anak Terlibat di Tambang Minyak Ilegal di Aceh Timur
IST
Kondisi sumur minyak tradisional di Dusun Bhakti, Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur yang meledak pada 25 April 2018 kini sudah ditutup. 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Meskipun sempat meledak dan menyebabkan 28 penambang tewas pada awal tahun lalu,  saat ini tambang minyak di sumur tua Rantau Peureulak, Aceh Timur kembali ramai. 

Bahkan sebagian dari penambang tersebut merupakan kaum perempuan dan anak-anak.

Sejumlah pihak mengkhawatirkan, jika tidak dilakukan dengan aman, maka mereka akan menjadi korban. 

Keuchik Desa Alue Udep, Hamzah mengakui bahwa saat ini masyarakat di desanya kembaIi melakukan penambangan minyak. Termasuk perempuan dan anak-anak.

Kata Hamzah, biasanya perempuan dan anak-anak ini bekerja mengumpulkan minyak lelesan, yaitu minyak yang tumpah dari anjungan pengeboran (RIG). 

"Anak anak dan perempuan ini biasa mengambil lelesan, yaitu minyak yang tumpah dan mengalir,  kemudian dikumpulkan sedikit- sedikit lalu dijual, "ujar Hamzah. 

Jumlah mereka mencapai ratusan orang, yang berasal dari sejumlah gampong.

Biasanya,  kata Hamzah,  setiap orang bisa mendapatkan Rp 150 ribu per hari dari mengumpulkan minyak lelesan. 

Baca: Sempat Menewaskan 28 Pekerja, Sumur Minyak Rantau Peureulak Kembali Diserbu Penambang

Baca: VIDEO - Sejumlah Blok Minyak dan Gas di Aceh Dalam Tahap Eksplorasi dan Eksploitasi

Meskipun secara resmi sudah ditutup. Tapi masyarakat di sana tetap menambang minyak secara sembunyi-sembunyi.

Karena tidak ada solusi lain yang ditawarkan oleh pemerintah terkait dilarangnya aktivitas menambang minyak.

Kata dia, ada sekitar 1.700 sumur minyak yang ada di wilayah Ranto Peurelak. Dan sekitar 1.000 sumur yang aktif ditambang oleh warga hingga kini.(*)

Baca: 9 Tempat di Indonesia yang Punya Kisah Melegenda, Salah Satunya Rumah Gurita Bandung

Baca: Survei Rumpon di Pidie Jaya Berlanjut untuk Pengeboran Minyak Lepas Pantai

Baca: RSUD Simeulue Buka Lowongan Kerja, Butuh 114 Tenaga Kontrak Daerah

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved