Vonis Perkara DOKA

Menjelang Vonis, Kuasa Hukum T Saiful Bahri Siap Banding Kalau Putusan Terlalu Tinggi

Kuasa hukum terdakwa T Saiful Bahri Dr Solehuddin mengatakan pihaknya telah siap mendengar putusan majelis hakim.

Menjelang Vonis, Kuasa Hukum T Saiful Bahri Siap Banding Kalau Putusan Terlalu Tinggi
FOR SERAMBINEWS.COM
Terdakwa kasus suap DOKA 2018, T Saiful Bahri (kiri) bersama kuasa hukumnya Dr Solehuddin SH MH (kanan), foto bersama wartawan Serambinews.com, Fikar W Eda sebelum sidang vonis hakim, Senin (8/4/2019). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Senin (8/4/2019) pagi ini, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta membacakan putusan terhadap perkara tindak pidana korupsi dengan terdakwa Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, ajudan gubernur Aceh Hendri Yuzal dan pengusaha Aceh, T Saiful Bahri.

Kuasa hukum terdakwa T Saiful Bahri Dr Solehuddin mengatakan pihaknya telah siap mendengar putusan majelis hakim.

Tapi apabila putusan majelis hakim dinilai terlalu berat, Solehuddin mengatakan akan mengajukan banding.

Baca: Mobil Seorang Imam di Pidie Ditembak OTK saat Melintas di Jembatan Seunapet Aceh Besar

Baca: Mulai Berani Go Public dengan Cut Meyriska, Roger Danuarta Makin Religius dan Tampil Berpeci

Baca: Irwandi Siap Terima Vonis

"Kita lihat nanti, mas. Kalau terlalu tinggi, banding," ujar Solehuddin, pengacara berdarah Madura yang berkantor pusat di Surabaya.

Menurut hemat Solehuddin, terdakwa T Saiful Bahri tidak ada kaitan dengan perkara tindak pidana korupsi yang didakwakan. "T Saiful Bahri didakwa menerima gratifikasi. Semetara beliau adalah orang sipil. Pasal penerima gratifikasi hanya bagi pejabat penyelenggara negara," kata Solehuddin mengulang isi pembelaannya.

Jaksa KPK menuntut terdakwa T Saiful Bahri dengan pidana enam tahun penjara subsider tiga bulan kurungan dan denda Rp 250 juta.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved