Terowongan Geurutee Tak Kunjung Dibangun, Ghazali Abbas Surati Presiden

Hingga saat ini terowongan Gunung Geurutee yang dapat menghubungkan Banda Aceh ke Barat Selatan Aceh belum ada tanda-tanda dikerjakan.

Terowongan Geurutee Tak Kunjung Dibangun, Ghazali Abbas Surati Presiden
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono bersama Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, Sekda Aceh Dermawan dan sejumlah kepala SKPA, menandatangani gambar rencana pembangunan terowongan geurutee pada saat meninjau lokasi proyek terowongan Geurutee, Aceh Jaya Senin (10/3). SERAMBI/HERIANTO 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Hingga saat ini terowongan Gunung Geurutee yang dapat menghubungkan Banda Aceh ke Barat Selatan Aceh belum ada tanda-tanda akan segera dikerjakan.

Menanggapi hal itu, Anggota DPD RI asal Aceh, Drs H Ghazali Abbas Adan pun menyurati Presiden RI Joko Widodo.

Surat bernomor 012/DPD-RI/B-02/III/2019 tertanggal 20 Maret 2019 tersebut diantar langsung oleh Ghazali Abbas ke Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia di Jalan Veteran No. 17-18, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

“Langsung saya sendiri yang mengantarkan surat itu ke Kantor Kemensetneg RI dan sudah ada tanda terima dari kantor tersebut. Saya tembuskan surat itu ke Bapak Menteri PUPR, juga saya sendiri yang mengantarnya,” ujar Ghazali.

Baca: Ghazali Abbas Dukung MPU Keluarkan Fatwa Tentang Perilaku Politik Haram

Baca: AHY Dorong Terowongan Geurutee Masuk PSN

Baca: Pemuda Barsela Tuntut Terowongan Geurutee

Selain itu, surat itu juga ada tembusan kepada Plt Gubernur Aceh, Bupati Aceh Jaya, Bupati Aceh Barat, Bupati Nagan Raya, Bupati Abdya, Bupati Aceh Selatan, Walikota Subulussalam dan Bupati Aceh Singkil.

Dalam surat yang ditandatanganinya itu, Ghazali Abbas menyampaikan bahwa program konektivitas pemerintah Jokowi-JK telah menunjukkan buktinya.

Diantaranya adalah telah mulai dibangun jalan tol Sumatera dari Lampung dan Aceh yang rencananya akan selesai 2024.

Anggota Komite IV DPD RI yang membidangi keuangan dan pembangunan ini menambahkan, sehubungan dengan konektivitas ini pula, khususnya untuk Aceh sebagai daerah paling pinggir Indonesia, maka masyarakat di wilayah Pantai Timur Aceh pada tahun 2024 akan dapat menikmati manfaat jalan tol itu dari berbagai aspeknya.

“Dan kiranya juga untuk anak-anak bangsa di 7 Kab/Kota wilayah Pantai Barat Aceh, yakni Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Aceh Singkil dapat pula dibangun terowongan Geurutee. Dengan demikian marekapun akan mendapatkan manfaatnya dari terowongan itu,” kata Mantan Abang None ini, Minggu (7/4/2019).

Baca: Gubernur Lanjutkan Terowongan Geurutee

Baca: Terowongan Geurutee belum Miliki DED

Baca: Terowongan Geurutee Masih Sebatas Angan

Mantan anggota MPR/DPR RI mewakili daerah Aceh periode 1992-2004 ini menjelaskan, jalan lintas di lereng Gunung Geurutee yang selama ini menjadi lintasan utama yang menghubungkan wilayah Pantai Timur dengan Pantai Barat Aceh sudah tidak layak lagi dan kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

 “Hal ini disebabkan oleh volume kendaraan yang semakin bertambah, sementara untuk perluasan jalan tidak memungkinkan lagi. Karena di satu sisi bersebelahan dengan tebing laut yang curam dan dalam. Sedangkan di sisi lainnya dengan lereng gunung karang terjal yang tingginya puluhan meter,” jelas Ghazali.

Di akhir suratnya itu, Ghazali Abbas meminta kepada presiden untuk menunjukkan respon nyata dengan menjadikan pembangunan Terowongan Gunung Geurutee sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana jalan tol Sumatera tersebut.

“Jadi melalui surat ini saya berharap kiranya Bapak Presiden Joko Widodo berkenan secara nyata dan kongkrit untuk meresponnya secepat mungkin,” tandas Ghazali Abbas. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved