Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata Akui Kronologi Izin Pertambangan PT EMM Berasal dari GeRAK

Wiratmadinata mengatakan, ke-14 butir terkait kronologi izin Pertambangan PT Emas Mineral Murni (EMM) merupakan telaah GeRAK.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata Akui Kronologi Izin Pertambangan PT EMM Berasal dari GeRAK
Net
Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata 

7. Pada tanggal 30 Januari 2013 Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi Sumberdaya Mineral menerbitkan surat No. 234/30/DBM/2013 Perihal Penjelasan Revisi IUP Eksplorasi PT Emas Mineral Murni, yang ditandatangani oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral. Berdasarkan keputusan ini, Pemegang IUP Eksplorasi mempunyai hak untuk melakukan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi dan studi kelayakan dalam WIUP untuk jangka waktu 8 (delapan) tahun berturut-turut terhitung sejak 16 Juni 2006 sampai dengan 15 Juni 2014;

8. Pada tanggal 15 April 2013 Bupati Nagan Raya menerbitkan Surat Keputusan No 545/143/SK/Rev-IUP-Eksplorasi/ 2013 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Nagan Raya No. 545/SK/IUP-Ekspl./2010 tanggal 11 Januari 2010 tentang Persetujuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi PT. Emas Mineral Murni;

9. Pada tanggal 22 April 2014, PT. Emas Mineral Murni mengajukan penghentian sementara kepada Bupati Nagan Raya melalui surat No. 0030/EMM/IV/2014 Perihal Permohonan Penghentian Sementara Kegiatan (Suspensi);

10. Pada tanggal 06 Juni 2014, Bupati Nagan Raya menerbitkan Surat Persetujuan Penghentian Sementara Kegiatan PT Emas Mineral Murni No. 545/200/2014. Penghentian sementara diberikan untuk jangka waktu selama 1 (satu) tahun, terhitung sejak tanggal 06 Juni 2014 sampai dengan tanggal 05 Juni 2015. Surat Keputusan ini memuat keputusan ketentuan sebagai berikut: a. Menyampaikan laporan kepada Menteri, Gubernur atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya;b. Memenuhi kewajiban keuangan; dan c. Tetap melaksakanakan pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta pemantauan lingkungan, d. Persetujuan penghentian sementara ini berakhir, karena habis masa berlakunya atau permohonan pencabutan dari pemegang Izin Usaha Pertambangan;

11. Pada tanggal 23 september 2014, Bupati Nagan Raya menerbitkan Surat Keputusan No:660/003/Kep/2014 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan Emas dan Mineral Pengikutnya (Emas DMP) PT. Emas Mineral Murni Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya Provisi Aceh. Izin Lingkungan ini memuat ketentuan memberikan izin lingkungan atas suatu rencana dan /atau kegiatan kepada PT. Emas Mineral Murni dengan jenis usaha Penambangan Emas dan Mineral Pengikutnya seluas lebih kurang 3.620 Ha. Penanggung Jawab Irsan Sosiawan sebagai Direktur Utama. Lokasi kegiatan berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya. PT. EMM harus memenuhi 2 Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yaitu: a. Izin Pembuangan limbah Cair (domestik ataupun dari sisa kegiatan fabrikasi/workshop) ke Badan air atau sumber air, b. Izin Penyimpanan sementara limbag B3 (oli bekas dan sisa pelumas kegiatan); 3. Izin Usaha, Izin mendirikan bangunan di lokasi kegiatan dan atau izin lain terkait dengan kegiatannya; 3. Izin-izin lain yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;

12. Pada tanggal 24 September 2014, Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Nagan Raya menerbitkan Lembar Disposisi Surat dari Badan Pelayanan Perizinan terpadu dan penanaman modal (BP2T-PM) No:660/003/KEP/2014 Perihal tentang izin lingkungan kegiatan pertambangan emas dan mineral. Disposisi surat masuk dengan nomor agenda No:541 tanggal 24 September 2014;

 13. Pada 19 Desember 2017, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Perusahaan Modal Asing melalui Surat Keputusan No. 66/1/IUP/PMA/2017 kepada PT Emas Mineral Murni (PT. EMM). Izin Operasi Produksi komoditas emas DMP dengan luas wilayah 10. 000 Ha yang terletak di lokasi Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Tengah Provinsi Aceh;

14. Pada tanggal 9 Juli 2018, Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara menerbitkan Pengumuman Rencana Pemasangan Tanda Batas melalui Surat No:07.Pm/30/DJB/2018 yang ditandatangai oleh Bambang Gatot Aryono, a.n Menteri ESDM Direktur Jenderal Mineral dan Batubara. Surat Pengumuman ini menjelaskan telah diterbitkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT. Emas Mineral Murni melalui Surat Keputusan Kepala BKPM No. 66/1/IUP/PMA/2017. Komoditas Emas DMP denga luas 10.000 Ha dan berlokasi di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Tengah Provinsi Aceh. Disebutkan berdasarkan Pengumuman ini akan dilakukan pemasangan tanda batas pada Wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi pada Juni 2018 sampai September 2018. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved