Breaking News:

Tanggapi Pidato Nova Iriansyah Soal PT EMM, Koalisi NGO HAM Aceh: Itu Tindakan Pengecut

"Justru di sini Plt Gubernur adalah orang yang memaksakan kehendaknya, tanpa mau mendengarkan pihak lain,"

Penulis: Yocerizal
Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM, Zulfikar Muhammad 

Tanggapi Pidato Nova Iriansyah Soal PT EMM, Koalisi NGO HAM: Itu Tindakan Pengecut

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Koalisi NGO HAM Aceh menilai pernyataan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang menolak pemaksaan kehendak terkait pencabutan izin PT Emas Mineral Murni (EMM) sebagai sebuah tindakan pengecut.

Untuk diketahui, Nova menegaskan hal itu saat memberi sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2020 di Ballroom Hotel Hermes Banda Aceh, Rabu (10/4/2019) pagi.

"Kita menghargai penyampaian pendapat sebagai hak asasi manusia, tapi kita menolak pemaksaan kehendak atau apa pun yang disampaikan dengan cara-cara pemaksaan kehendak," kata Nova di depan 800 peserta Musrenbang.

Baca: Puluhan Ribu Ikan Kerapu dan Kakap Mati Mendadak Dalam Keramba Aliran Sungai Cunda Lhokseumawe

Menurut Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM, Zulfikar Muhammad, pernyataan Plt Gubernur bahwa aksi mahasiswa sebagai upaya pemaksaan kehendak adalah pernyataan tidak memiliki dasar atau asal bunyi.

"Soal PT EMM ini sudah mencuat dari tahun lalu. Plt saja yang terkesan menutup ruang dialog dan komunikasi antarpihak," kata Zulfikar kepada Serambinews.com, Rabu (10/4/2019).

Buktinya, sambung Zulfikar, Plt Gubernur tidak melakukan apa yang diputuskan dalam Sidang Paripurna DPRA yang meminta Plt menyusun tim kajian untuk PT EMM.

"Justru di sini Plt Gubernur adalah orang yang memaksakan kehendaknya, tanpa mau mendengarkan pihak lain," pungkas Zulfikar.

Baca: Mahasiswa: Kalau Plt Gubernur Tidak Hadir Ke Sini, Kita Rebut Kantor Gubernur

Pidato Plt Gubernur yang mengimbau para rektor untuk mencermati aksi mahasiswa tanpa mau bertemu mahasiswa, menurut penilaian Zulfikar merupakan pidato seorang pengecut.

"Pengetahuan mahasiswa tentang PT EMM lebih baik dibandingkan apa yang diketahui Plt. Jadi saya meminta Plt membuka ruang dialog, bukan malah mengeluarkan statement ngaur ngak jelas," tukasnya.

Koalisi NGO HAM mengingatkan bahwa Plt adalah pemimpin yg dipilih rakyat, sehingga sudah seharusnya berada di posisi rakyat.

Baca: Tanggapi Unjuk Rasa Mahasiswa Terkait PT EMM, Plt Gubernur Aceh Tolak Pemaksaan Kehendak

Bukan malah memanfaat rektorat untuk menghentikan aksi mahasiswa.

"Apa Plt pikir para rektorat itu orang awam, tidak bisa baca tulis yang tidak tahu betapa sengkarut pemerintahan Aceh saat ini?" tanya Zulfikar Muhammad.

"Koalisi NGO HAM meminta Plt harus gentleman bertemu dengan mahasiswa, demi penyelamatan sumber daya alam Aceh," imbuh Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM ini.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved