Pemko Langsa Undang Menteri

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengundang sejumlah menteri untuk menghadiri peresmian pelabuhan Kuala Langsa

Pemko Langsa Undang Menteri
Serambinews.com
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE atau Toke Seuem, menerima kedatangan sejumlah investor 

* Pelabuhan Kuala Langsa akan Diresmikan

LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengundang sejumlah menteri untuk menghadiri peresmian pelabuhan Kuala Langsa yang telah mendapat izin impor barang dari pemerintah pusat. Direncanakan, sejumlah pengusaha juga akan hadir dalam acara peresmian dan syukuran itu yang dilaksanakan pada akhir pekan ini, Sabtu (13/4).

Wali Kota Langsa, Tgk Usman Abdullah SE Toke Seuem, Rabu (10/4) memimpin rapat persiapan peresmian dan syukuran terbitnya Permendag RI Nomor 24 terkait izin impor Pelabuhan Kuala Langsa di ruang rapat Setdako Langsa.

Rapat dihadiri Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Wakapolres Langsa, Kompol Budi Darma SH, para asisten dan staf ahli, perwakilan Kejaksaan Negeri, Bea Cukai, Syahbandar, Karantina Tanaman dan Tumbuhan, Angkatan Laut, para kepala SKPK, dan lainnya.

Izin impor tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) RI Nomor 24 Tahun 2019, tentang perubahan ketujuh atas Permendag Nomor 87/M-DAG/PER/10/2015 tentang ketentuan impor produk tertentu.

Dalam Pasal 4 poin (4) Permendag RI Nomor 24 Tahun 2019, disebutkan bahwa impor produk tertentu yang dilakukan melalui pelabuhan laut Kuala Langsa di Langsa hanya untuk produk makanan dan minuman, elektronik, mainan anak-anak, dan alas kaki.

“Peresmian dan syukuran atas terbitnya Permendag RI Nomor 24 direncanakan dilaksanakan pada Sabtu (13/4) di Pelabuhan Kuala Langsa,” katanya. Disebutkan, sejumlah menteri diundang yakni Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri ATR, Sofyan A Djalil, dan lainnya.

Wali Kota juga akan mengundang para pengusaha, terutama importir dan juga eksportir asal lokal, daerah dan juga luar negeri. Sejumlah bupati dan wali kota juga diundang, termasuk pejabat Pemprov Aceh, Forkopimda, para keuchik, tokoh maayarakat, dan lainnyaa.

Toke Seuem menjelaskan izin impor dari Kemendag baru keluar setelah 7 tahun diperjuangkan. “Ini tentunya kabar baik yang kita nanti-nantikan selama ini, makanya harus kita syukuri bersama,” ujarnya. Ditambahkan , Pemko Langsa memerintahkan jajarannya untuk dapat memberikan ruang kepada semua pengusaha untuk mengembangkan Pelabuhan Kuala Langsa ini.

Dikatakan, Pelabuhan Kuala Langsa tidak hanya terfokus pada aktivitas ekspor-impor, tetapi juga bidang pelayaran kapal penumpang jenis Fery Rundown.

“Ini semua perlu investasi dari dalam dan luar, dan aktifnya pelabuhan sebagai jawaban untuk mengatasi pengangguran dan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat Langsa khususnya dan Aceh umumnya,” jelasnya. Dia mengatakan perekonomian suatu daerah akan berkembang, jika ada pelaku usaha yang menanamkan modalnya.

“Kita berkomitmen, untuk semua proses perizinan tidak akan dipersulit, tetapi akan dimudahkan,” sebutnya. Dia mengatakan peluang usaha jika akan diberikan kepada UKM, sehingga bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved