Ini Pesan Guru dan Kepsek Berprestasi Setelah Meraih Juara Satu

Untuk ikut seleksi guru berprestasi dinilai cukup berat. Tapi setelah dijalani ternyata tidak seberat seperti yang dipikirkan.

Ini Pesan Guru dan Kepsek Berprestasi Setelah Meraih Juara Satu
Serambinews.com
(Kiri ke kanan) Yulia Eka Wati (Kepala SD 5 Sigli), Sri Wahyuni (Guru SDU Iqro), Sakdiah (Guru SMP Negeri 1 Mutiara). 

Laporan Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Untuk ikut seleksi guru berprestasi dinilai cukup berat. Tapi setelah dijalani ternyata tidak seberat seperti yang dipikirkan.

Sri Wahyuni SPd, juara satu guru berprestasi se Kabupaten Pidie kelahiran Sigli 23 November 1979 mengaku baru pertama kali ikut seleksi.

Guru kelas V SD Unggulan Iqro Sigli ini menyajikan karya ilmiah saat lomba tentang metode mengajar menggunakan gambar untuk pengenalan budaya di Indonesia.

"Keragamanan membaca apalagi menghafal. Model kooperatif menggunakan gambar, lebih menarik lebih asyik, nyaman, menyenangkan," ujarnya.

Dia mengaku persiapan ikut seleksi adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dibuat dalam power point. Kemudin karya ilmiah.

"Kemenangan ini juga didukung siswa di kelas," ungkapnya.

Di sisi lain, ia menyayangkan adanya guru lain yang datang tidak mengetahui persyaratakan tanpa membawa PTK, sehingga ada yang datang tanpa bisa tampil.

Lain lagi cerita Sakdiah, juara satu berprestasi tingkat SMP asal SMP Negeri 1 Mutiara. "Saya baru pertama ikut, tapi saat ikut seleksi ini pertama saya rasakan sulit sekali setelah dijalani tidak sesulit yang saya bayangkan," kata Sakdiah.

Di seleksi itu, ia menyajikan karya ilmiah penggunaan kartu domino klasifikasi materi.

"Penguatan materi kelas VII perilaku anak-anak perlu penguatan materi. Perlu adanya model pembelajaran dengan menggunakan gambar memudahkan dimengerti," katanya.

Sementara, Yulia Ekawati SPd kelahiran, Banda Aceh 1 Juli 1977. Dia juara satu tingkat Kepala Sekolah Berprestasi asal SDN 05 Sigli.

"Saya berusaha memberikan yang terbaik. saya persiapkan untuk memberikan terbaik. Saya menilai seleksi ini banyak mendapat pembelajaran, bisa belajar bagaimana meningkatkan mutu sekolah," pungkas Yulia Ekawati.

Baca: Tak Terima Ditegur, Seorang Murid Adu Jotos dengan Gurunya Sendiri di Depan Kelas

Baca: Disdikpora Bireuen Seleksi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Berprestasi

Baca: Tagar #audreyjugabersalah Trending, Guru Ungkap Sifat Asli Audrey di Sekolah

Dinas Pendidikan Pidie mengumumkan para juara guru, kepala dan pengawas berprestasi pada penutupan seleksi di Hotel Gran Blang Asan, Kota Sigli, Kamis (11/4/2019).

Mereka yang meraih juara satu, berhak mewakili Pidie ke tingkat Provinsi. 

Sementara, Ketua Dewan Juri, Armia Jawahir membacakan keputusan juri di hadapan 217 peserta, melaporkan bahwa juara satu guru berprestasi tingkat SD diraih Sri Wahyuni, SPdi asal SDU Iqro.

Juara kedua Safrina SPdi (SDN 5 Sigli) ,dan juara ketiga Mutia SPdi, guru SDN 3 Beureuenun.

Tingkat SMP, juara satu Sakdiah MPd (SMPN 1 Mutiara), kedua Yusnita Sari Nasution SMPN 1 Padang Tiji, dan ketiga Yanti Julia SPd (SMPN Unggul Sigli).

Untuk kepala sekolah berprestasi, juara satu Yulia Eka Wati SPd (SDN 5 Sigli), kedua Nora Feri SPd MPd SDN 3 Peukan Pidie, ketiga diraih Dra Andayani SDU Iqro Sigli.(*)

Baca: Murid SDIT Muhammadiyah Bireuen Sumbang Dana untuk Duafa

Baca: Penjelasan Ilmiah Mengapa Ada Warna Oranye di Pinggir Lubang Hitam

Baca: Enam PT Wakili Aceh Ikut Debat Nasional

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved