Pelantikan Dema Sainstek UIN Ar-Raniry Jadi Ajang Orasi Tolak Tambang

Pelantikan pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Sains dan Teknologi (Sainstek) UIN Ar-Raniry,

Pelantikan Dema Sainstek UIN Ar-Raniry Jadi Ajang Orasi Tolak Tambang
For Serambinews.com
Pelantikan dilakukan oleh Dekan Fakultas Sainstek, Dr Azhar MPd di¬†Auditorium Ali Hasymi¬†UIN Ar-Raniry, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelantikan pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Sains dan Teknologi (Sainstek) UIN Ar-Raniry, Kamis (11/4/2019), berubah menjadi ajang orasi tolak tambang.

Pelantikan dilakukan oleh Dekan Fakultas Sainstek, Dr Azhar MPd di Auditorium Ali Hasymi UIN Ar-Raniry. Selain dihadiri mahasiswa, juga hadir ketua-ketua program studi berserta dosen di lingkungan Fakultas Sainstek.

Selain melantik Dema dan Sema, di acara tersebut juga dilakukan pelantikan sejumlah Himpunan Mahasiswa Program Studi, yaitu HIMATL, HIMABIO, HIMA-TI, HIMASAKI, dan HIMARS.

Sebelum sesi pelantikan dimulai, kepada Ketua Sema dan Dema demisioner diberi kesempatan menyampaikan pidato serah terima jabatan. Namun ternyata bukan pidato serah terima yang keluar, melainkan orasi penolakan terhadap PT EMM.

Orasi tersebut kontan saja membakar semangat para mahasiswa yang pada Kamis kemarin memang tengah bersiap-siap kembali ke Kantor Gubernur Aceh untuk melakukan aksi demo lanjutan dihari ketiga.

Tetapi karena mendapat kabar bahwa Plt Gubernur Aceh akan turun menemui pendemo, sebagian mahasiwa langsung bergerak ke Kantor Gubernur, tanpa menunggu hingga acara pelantikan selesai.

Baca: BREAKING NEWS - PT EMM Tinggalkan Beutong Ateuh, Semua Barak Dibongkar

Baca: PTUN Jakarta Tolak Gugatan Walhi Terkait Izin PT EMM

Baca: Nova Sepakat Tolak PT EMM

Hingga kemudian tersiar kabar bahwa Plt Gubernur akhirnya menyetujui seluruh tuntuan mahasiwa.

"Alhamdulillah kami dilantik di hari paling bersejarah bagi mahasiswa dan rakyat Aceh, dimana Plt Gubernur Aceh akhirnya memenuhi permintaan mahasiswa untuk berjumpa dan berjanji akan berusaha menutup dan mencabut perizinan PT EMM," kata Ketua Dema Fakultas Sainstek yang baru dilantik, Teuku Armajani.

"Dan apabila 14 hari ke depan tidak terpenuhi, beliau (Plt Gubernur Aceh) siap mundur dari jabatannya," tambahnya lagi.

Wakil Dekan lll Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Sainstek UIN Ar-Raniry, Budi Azhari MPD mengaku sangat memaklumi semangat para mahasiswa, sehingga kegiatan pelantikan berubah menjadi ajang orasi.

Ia menjelaskan, tanggung jawab mahasiswa bukan hanya sekedar mengikuti perkuliahan dan kegiatan akademik di kampus, tetapi juga harus mampu bersuara menyampaikan aspirasi masyarakat di luar kampus, serta memperjuangkan hak-hak rakyat.

"Jabatan pada lembaga kemahasiswaan merupakan sebuah tanggung jawab dan amanah. Laksanakan program kerja dengan sebaik mungkin untuk mengharumkan nama lembaga. Dan jika ada hak-hak rakyat yang terzalimi, jadilah garda terdepan dalam memperjuangkannya," pungkas mantan aktivis ini. (*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved