Pengecer Dilarang Jual Gas 3 Kg

Seluruh pedagang pengecer gas di Pidie dilarang menjual gas 3 kg bersubsidi, kecuali pangkalan resmi yang telah ditetapkan

Pengecer Dilarang Jual Gas 3 Kg
ist
Belasan gas elpiji 3 kilogram atau gas melon diangkut menggunakan mobil brio, Kamis (18/10/2018) malam dari salah satu pangkalan di kawasan Blangpidie. 

* Antisipasi Kelangkaan Berulang di Pidie

SIGLI- Seluruh pedagang pengecer gas di Pidie dilarang menjual gas 3 kg bersubsidi, kecuali pangkalan resmi yang telah ditetapkan oleh pemkab. Kebijakan itu untuk mencegah berulangnya kembali kelangkaan gas 3 kg yang sering terjadi selama ini.

Berdasarkan penelesuran Serambi, sebagian pangkalan tidak menjual gas kepada masyarakat karena keuntungan kecil, karena harga jual Rp 20 ribu, sedangkan ke kios antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per tabung.

Asisten II Setdakab Pidie, Maddan SE MSI, Kamis (11/4) mengatakan pangkalan tidak boleh menjual gas 3 kg kepada kios pengecer, sebab kios tidak boleh lagi menjual gas. Dikatakan, pangkalan hanya boleh menjual gas kepada masyarakat dan jika menjual ke kios pengecer, maka akan terjadi perbedaan harga.

Dia mengatakan, saat ini tercatat 248 pangkalan gas tersebar di Pidie yang mendapat suplai dari enam agen dan mendistribusikan sesuai wilayah yang merupakan kewenangannya.

Menurutnya, pangkalan tidak pernah melaporkan kepada tim pemkab terhadap jadwal pembagian gas, sehingga tim ak mengetahui distribusi gas yang dilakukan agen dan pangkalan. “Seharusnya, agen dan pangkalan memberitahukan kepada tim, sehingga kita mengetahui titik mana yang terjadi kelangkaan gas,” sebutnya.

Dia menyebutkan, tim pemkab bersama polisi dalam waktu dekat ini akan melakukan penertiban terhadap pangkalan yang dinilai telah melanggar aturan. Namun, tim tidak memiliki wewenang memberikan sanksi atau mencabut surat izin, kecuali melaporkan kepada PT Pertamina jika terbukti melakukan pelanggaran.

“PT Pertamina yang menjatuhkan sanksi terhadap agen dan pangkalan, tetapi hingga kini belum adaa pangkalan dan agen yang dicabut surat izin,” jelasnya. Dia menjelaskan Pidie mendapatkan kuota gas 3 sebanyak 2.839.333 tabung atau 8.515 metrik ton.

Ditambahkan, rata- rata realisasi gas 3 kg per bulan mencapai 236.611 tabung. Sedangkan realisasi hingga April 2019 mencapai 529.320 tabung, tetapi gas 3 kg yang diusulkan ke PT Pertamina sebanyak 4.367.376 tabung atau 13.102 metrik ton.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved