Sengaja Jual Organ Tubuh yang Memiliki Penyakit Seharga Rp 1,4 Miliar, Ayah dan Anak Ditahan

Pasangan ayah dan anak asal Chicago, Illinois, ditahan pihak berwenang setelah dituduh menjual organ tubuh yang mengandung penyakit di pasar gelap.

Tribunnews.com
Ilustrasi Operasi 

SERAMBINEWS.COM - Pasangan ayah dan anak asal Chicago, Illinois, ditahan pihak berwenang setelah dituduh menjual organ tubuh yang mengandung penyakit di pasar gelap.

Donald Greene Sr dan putranya, Donald Greene Jr, disebut sengaja menjual organ tubuh yang berpenyakit tanpa memberi tahu pihak pembeli.

Aktivitas perdagangan organ itu dilakukan keduanya dengan memanfaatkan Pusat Sumber Daya Biologis Illionis, yang kini telah ditutup. Demikian diberitakan media lokal, WBBM.

 
Dilansir New York Post, pasangan ayah dan anak itu menjual organ tubuh yang mengidap penyakit, mulai dari HIV, sepsis, hingga hepatitis, yang mereka simpan dalam es sebelum dijual.

Organ tubuh tersebut mereka jual hingga 100.000 dollar AS (sekitar Rp 1,4 miliar).

Laporan kepolisian menyebutkan, dalam satu kasus, seorang ibu yang membawa anaknya ke pusat medis di Illionis yang dikelola tersangka.

Di pusat medis itu organ tubuh anaknya yang sakit diambil dan dirinya diberi tahu oleh Greene jika organ putranya akan dikirimkan ke perguruan tinggi atau pusat penelitian, untuk penelitian medis.

Namun kenyataan berbeda, karena Greene justru menjual organ tubuh anak itu, yang mengidap penyakit, dengan harga 5.000 dollar AS (sekitar Rp 70 juta).

Baca: Pelantikan Dema Sainstek UIN Ar-Raniry Jadi Ajang Orasi Tolak Tambang

Baca: Aksi Warga di Beutong Ateuh Nagan Raya Berlangsung Kondusif

Pihak pengacara federal menyebut pasangan ayah dan anak itu telah memanfaatkan Pusat Sumber Daya Biologis Illinois untuk menipu para pasiennya.

"Meskipun tindakan mengambil dan memperantai penjualan organ tubuh tidak selalu ilegal, namun menjual organ tubuh yang mengandung penyakit adalah tindakan terlarang," tulis laporan pengacara.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved