Tewaskan Jutaan Orang, Inilah 4 Realita Kehidupan di Bawah Rezim Brutal Pol Pot

Mereka yang selaras dengan nilai-nilai Barat, atau kebetulan tinggal di kota, adalah orang-orang baru, dan memiliki hak jauh

Tewaskan Jutaan Orang, Inilah 4 Realita Kehidupan di Bawah Rezim Brutal Pol Pot
Mirror
Pakaian orang-orang yang diduga dibantai 

SERAMBINEWS.COM - Selama berkuasa antara 1975-1978, rezim Khmer Merah pimpinan Pol Pot mengakibatkan setidaknya dua juta rakyat Kamboja tewas.

Peraturan pertama yang jelas diterapkannya adanya ide-ide sosialis tanpa harta kepemilikan pribadi.

Pol Pot ingin mengambil kendali penuh atas kehidupan orang-orang.

Dalam praktiknya pun Pol Pot menjadi semakin sangat radikal.

Baca: Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Dukung Palestina

Berikut 4 realita kehidupan di bawah rezim brutal Pol Pot:

1. Dokter, Pegawai Negeri Sipil, Dan Orang-Orang "Berbahaya" Lainnya ditahan Atau Dibunuh

Pol Pot sendiri adalah seorang guru dan berpendidikan tinggi sebelum ia menjadi pemimpin revolusioner dan diktator brutal.

Sehingga dia merasa bahwa tipe orang yang paling berbahaya adalah para intelektual yang bisa menjadi subversif menentang kekuasaannya.

Baca: Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Ditangkap, Persembunyian AJ Diungkap AP yang Lebih Dulu Ditangkap

Para dokter, pegawai negeri, guru, polisi, dan orang-orang penting lainnya ditembak mati karena bahaya yang mereka tunjukkan terhadap rezim Pol Pot.

2. Banyak Larangan

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved