1.076 Sertifikat Gratis Dibagikan

Sekitar 1.076 sertifikat tanah yang proses pembuatannya secara gratis melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap)

1.076 Sertifikat Gratis Dibagikan
Ilustrasi 

BLANGPIDIE - Sekitar 1.076 sertifikat tanah yang proses pembuatannya secara gratis melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap) tahun 2018 hampir tuntas dibagikan kepada warga lima desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Selama dua tahun terakhir, Kantor Pertanahan setempat sudah memproses pembuatan sertifikat sekitar 2.681 bidang tanah. Tahun 2019 ini ditargetkan bisa menyelesaikan sertifikat 3.500 bidang tanah.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Abdya, M Arfath Satya APtnh yang dihubungi Serambi, Jumat (12/4), menjelaskan, program PTSL tahun 2018 dilaksanakan di lima desa meliputi Desa Keude Manggeng dan Ujong Padang, Kecamatan Manggeng, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Desa Cot Ba’U, Kecamatan Lembah Sabil, dan Desa Kuta Makmur, Kecamatan Jeumpa dengan target 1.076 bidang tanah.

Saat ini, jelasnya, proses pembuatan sertifikat tanah di kawasan tersebut sudah rampung dan pembagiannya pun hampir tuntas dilakukan kepada pemilik. Sebab, urai dia, petugas Kantor Pertanahan Abdya langsung turun ke desa untuk membagikan sertifikat kepada warga pemilik dengan disaksikan keuchik setempat. “Bila tak ada pemilik di tempat, maka sertifikat dibawa kembali ke kantor dan dapat diambil pemiliknya dengan menyerahkan asli surat yang lama, seperti akta jual beli/hibah,” katanya.

Lebih lanjut, M Arfath Satya memaparkan, program PTSL iu tetap berlanjut pada tahun 2019 dengan sasaran 17 gampong dalam tujuh kecamatan. Target yang dibidik adalah 3.500 bidang tanah untuk diproses pembuatan sertifikatnya. Seluruh tanah di kawasan 17 desa tersebut, ulasnya, akan diukur, baik tanah perkarangan, perkebunan, dan persawahan/pertanian, lalu kemudian dipetakan.

Ia menerangkan, seluruh bidang ranah yang diukur dibagi dalam empat klaster. Pertama, bidang tanah yang belum ada sertifikat, lalu bidang tanah yang belum jelas tapal batas, kemudian bidang tanah yang belum lengkap syarat seperti tidak ada alas hak atau pemiliknya tidak diketahui berada di mana, serta yang terakhir bidang tanah yang sudah bersertifikat. “Saat ini, sedang berlangsung pengukuran tanah di beberapa desa di Kecamatan Manggeng dan Kuala Batee,” ungkap M Arfath.

Adapun persyaratan yang perlu dilengkapi oleh masyarakat untuk pembuatan sertifikat tanah melalui kegiatan PTSL adalah fotokopi KTP, surat tanah/alas hak, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta kartu keluarga (KK). Persyaratan tersebuat diserahkan kepada kepada keuchik atau kepala dusun (kadus) di tempat mereka tinggal.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved