Dijuluki "Satan II", Rusia Klaim Sukses Gelar Uji Coba Tahap Akhir Rudal Balistik Paling Canggih

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan sederet persenjataan dan rudal canggih yang sedang dikembangkan militernya

Dijuluki
(RUSSIAN TIMES / RUSSIAN MINISTRY OF DEFENSE)
Uji coba misil balistik antarbenua buatan Rusia, RS-28 Sarmat, pada 30 Maret 2018. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan sederet persenjataan dan rudal canggih yang sedang dikembangkan militernya.

Di antaranya termasuk rudal balistik antarbenua berkemampuan nuklir terkuat buatan Rusia yang kini telah menjalani tahap pengujian akhir.

Selain juga sejumlah persenjataan yang sedang dalam tahap uji coba, maupun yang telah mulai digunakan oleh militer.

Baca: China Murka Atas Pembebasan Warga AS Pencuri Ibu Jari Prajurit Terakota

Berbicara di hadapan para perwira senior militer Rusia, dalam acara seremoni pemberian promosi dan penghargaan bagi perwira senior, Kamis (11/4/2019), Putin memuji pencapaian militernya baru-baru ini.

Putin menyebut bahwa militernya telah meneruskan rencana ambisius untuk mengembangkan senjata yang diklaim bakal mampu mengatasi setiap sistem pertahanan yang ada, bahkan yang masih dalam pengembangan.

Dia pun mengungkap beberapa perkembangan terkini dari persenjataan presisi modern yang kuat, yang disebut akan menentukan masa depan citra angkatan bersenjata Rusia.

Baca: Inilah Laporan Sumber Kekayaan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga

"Sistem misil hipersonik antarbenua, Avangard yang dilengkapi kendaraan mendorong luncur, akan sangat meningkatkan kekuatan Pasukan Rudal Strategis."

" Uji coba akhir yang melibatkan rudal balistik antarbenua Sarmat telah berhasil. Dan seperti yang sudah Anda ketahui, sistem hipersonik Kinzhal dan sistem laser Peresvet juga telah mulai bertugas," ujar Putin, dikutip Newsweek.

Rusia mengklaim Avangard yang dapat melaju hingga 20 kali kecepatan suara.

Baca: Timses Caleg DPR RI Kedapatan Bagikan Beras di Bireuen, Memilih Kabur Saat Ditangkap Warga

Sementara Putin menggambarkannya sebagai jawaban dari aspirasi AS untuk perisai rudal global.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved