Dikelilingi Musuh, Israel Punya Doktin Pertahanan yang Kemudian Dicontek Iran

Salah satu cara Israel engatasi masalahnya adalah dengan membangun aliansi dengan kekuatan global.

Dikelilingi Musuh, Israel Punya Doktin Pertahanan yang Kemudian Dicontek Iran
National Interest
Tentara Iran, Israel Punya Doktin Pertahanan yang Kemudian Dicontek Iran 

Hasilnya adalah Doktrin Pinggiran, yakni saat Israel mencari kerja sama dengan negara-negara non-Arab seperti Turki dan Iran untuk bekerja melawan tetangga-tetangga Arab.

Seperti yang dicatat oleh Yossi Alpher, seorang ahli strategi Israel dan mantan perwira intelijen, Israel juga berhubungan dengan negara pinggiran lainnya.

Termasuk dengan Sudan dan Ethiopia, yang kontrolnya terhadap hulu sungai Nil mengancam Mesir.

Lalu dengan man dan Maroko, lalu dengan kelompok minoritas yang terkepung seperti orang Kurdi di Irak atau orang Kristen Maronit di Lebanon.

Namun jatuhnya sekutu pinggiran seperti Iran dan terjadinya perjanjian damai dengan Mesir serta Yordania, membuat keamanan dan Doktrin Pinggiran itu usang.

Tetapi pada waktunya, ancaman baru bagi Israel akan muncul: Iran.

Dan, dalam salah satu ironi besar dalam sejarah, Iran sendiri memiliki strategi yang mirip dengan Doktrin Pinggiran Israel.

Baca: Plt Gubernur Bertemu 50 Pengusaha IKM: Jangan Lagi Berharap Investasi Besar Masuk ke Aceh

Doktrin Pinggiran Iran

Iran tidak sepenuhnya terputus dari tetangganya seperti Israel pada waktu itu dan Iran juga memiliki opsi untuk membangun aliansi di pinggiran Arab.

Kemitraan mereka yang paling terkenal adalah dengan Houthi di Yaman.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved