Mahasiswa Akan Terus Mengawal Janji Nova Terkait Penolakan Tambang

Mahasiswa mengaku masih mengawal dan menunggu Plt Gubernur Aceh,Nova Iriansyah merealisasikan janjinya menolak tambang emas oleh PT EMM di Nagan Raya

Mahasiswa Akan Terus Mengawal Janji Nova Terkait Penolakan Tambang
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Jalan T Nyak Arief depan Kantor Gubernur Aceh saat ini dipenuhi oleh ribuan mahasiswa yang menggelar aksi kedua tolak PT Emas Murni Mineral (EMM), Rabu (10/4/2019) 

Mahasiswa Akan Terus Mengawal Janji Nova Terkait Penolakan Tambang

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  - Setelah melakukan demo besar-besaran selama tiga hari, Selasa hingga Kamis,  9-11 April 2O19, saat ini mahasiswa sudah kembali ke kampus masing-masing. 

Namun mereka mengaku masih mengawal dan menunggu Plt Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah merealisasikan janjinya menolak tambang emas oleh PT EMM di Nagan Raya dan Aceh Tengah. 

Baca: Memohon Agar Tidak Kembali Jatuh ke Dalam Perang Saudara, Paus Fransiskus Cium Kaki Pemimpin Sudan

Baca: SPUM Ladong, Aceh Besar Dikepung si Jago Merah, Empat Ruangan Musnah Terbakar

Baca: Ribuan Massa PKB Sesaki Kampanye Khairullah di Tangse, Empat Caleg Ditampilkan

Pembina Korps Barisan Pemuda Aceh, T Wahidoel Qahar mengatakan, mereka akan terus mengawal komitmen Nova Iriansyah di hadapan mahasiswa beberapa hari lalu, bahwa dirinya akan melakukan penolakan melalui Pemerintah Aceh terhadap tambang emas di Beutong Ateuh tersebut. 

 "Semua pernyataan Nova di hadapan mahasiswa kemarin akan terus kita kawal dan kita tagih," ujar T Wahidoel. 

Katanya,  jika Nova tidak memenuhi janjinya untuk melakukan penolakan,  maka mahasiswa akan kembali turun ke jalan dengan jumlah yang besar.

Menurutnya,  komitmen Nova yang disampaikan di Kantor Gubernur Aceh dua hari lalu di dengar oleh ribuan mahasiswa,  sehingga Nova harus segera memenuhi komitmennya. 

 Ia menambahkan,  bahwa dalam aksi demo itu sebenarnya masyarakat Beutong juga ingin datang ke Banda Aceh untuk bergabung dengan mahasiswa. 

Namun keinginanan masyarakat itu masih ditahan oleh pihak koordinator aksi, Ilham Zamzam,  karena jika masyarakat datang dalam jumlah besar akan sulit dikontrol.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved