SMAN 12 Wisuda 80 Siswa Tahfiz, Satu Hafiz 30 Juz Lulus di Kedokteran Unsyiah

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Banda Aceh menggelar 'Wisuda Tahfiz Quran' di Aula Gedung BPSDM Aceh, Banda Aceh, Sabtu (13/4/2019).

SMAN 12 Wisuda 80 Siswa Tahfiz, Satu Hafiz 30 Juz Lulus di Kedokteran Unsyiah
FOTO DOKUMENTASI SMAN 12
Suasana 'Wisuda Tahfiz Quran' SMAN 12 Banda Aceh di Aula Gedung BPSDM Aceh, Banda Aceh, Sabtu (13/4/2019). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Banda Aceh menggelar 'Wisuda Tahfiz Quran' di Aula Gedung BPSDM Aceh, Banda Aceh, Sabtu (13/4/2019).

Pada wisuda angkatan ke-2 ini, SMAN 12 berhasil meluluskan 80 siswa program tahfiz, dengan rincian 1 orang hafiz 30 juz, 1 hafiz 4 juz, 7 hafiz 2 juz, dan 71 siswa hafiz 1 juz.

Satu hafiz 30 juz bernama M Fatih Ramadhan, lulus pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Hal itu diungkapkan Kepala SMAN 12 Banda Aceh, Erlawana SPd MPd, di sela acara wisuda tahfiz tersebut, Sabtu (13/4/2019). Program tersebut, katanya, bertujuan untuk menciptakan generasi cinta Alquran yang mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap walaupun sudah diwisuda, hafalan anak-anak kami tetap dilanjutkan dan bisa diwujudkan dalam kesehariannya," kata dia.

Menurut Erlawana, jumlah siswa tahfiz yang diwisuda kali ini meningkat dibanding tahun lalu. 80 siswa yang lulus itu sama dengan 46 persen dari jumlah siswa Kelas XII.

Baca: Gadis Cantik Ini Jadi Lulusan Termuda Fakultas Kedokteran Unisba dengan IPK 3,44, Usianya 18 Tahun

Baca: 110 Guru Diniyah dan Guru Tahfiz Aceh Besar Mulai Bertugas 1 April 2019

Baca: Unaya Miliki 22 Dokter Baru, Siap Mengabdi Hingga ke Daerah Terpencil

"Pada 2018 lalu kami meluluskan 43 siswa tahfiz, sekitar 24 persen dari jumlah siswa Kelas XII saat itu. Pada 2019 ini, presentasi kelulusan naik menjadi 46 persen," terangnya.

Kepala SMAN 12 Banda Aceh memaparkan, program tahfiz quran tersebut mulai dijalankan di SMA tersebut sejak tahun 2015, sebagaimana diamanatkan saat itu bahwa setiap sekolah baik negeri maupun swasta wajib melaksanakan program diniyah (keagamaan).

"Saat itu kami mulai dengan 50 siswa, yang dibagi ke dalam dua kelas yaitu tahsin dan tahfiz. Program ini lalu berkembang menjadi mata pelajaran muatan lokal dan menghasilkan banyak hafiz hingga sekarang," kata dia.

Pada bagian lain, Erlawana mengungkapkan bahwa SMAN 12 Banda Aceh pada tahun ini berhasil meluluskan 25 siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jumlah itu sebesar 40 persen dari total siswa SMA 12 yang mengikuti SNMPTN 2019. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved