BMKG: Terpantau Delapan Titik Panas di Aceh Utara dan Aceh Timur

bila terpantau adanya titik panas, belum tentu adanya kebakaran lahan. Biasa jadi ada pembakaran benda lainnya

BMKG: Terpantau Delapan Titik Panas di Aceh Utara dan Aceh Timur
Dok MKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara
titik panas di Aceh Utara dan Aceh Timur 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Hasil pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Minggu (14/4/2019) siang, ada delapan titik panas di wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur dengan titik kepercayaan ada yang sudah mencapai 100 persen.

Rincian delapan titik panas yang terpantau, tiga titik di Serbajadi Aceh Timur, dengan tingkat kepercayaan 100 persen, 89 persen, dan 56 persen.

Baca: Panwaslih Kota Baharu Aceh Singkil Gunakan Pengeras Suara Ingatkan Warga Tolak Money Politik

Lalu, empat titik di Simpang Jernih, Aceh Timur, dengan tingkat kepercayaan 61 persen, 65 persen, 71 persen, dan 85 persen.

Terakhir, satu titik di Matangkuli, Aceh Utara, dengan tingkat kepercayaan 63 persen.

“Dengan ada satu titik di Serbajadi dengan tingkat kepercyaan capai 100 persen, berarti di lokasi tersebut ada kebakaran. Bisa jadi kebakaran lahan, kebakaran ilalang, ataupun sampah-sampah dari daun yang kering,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Nasron.

Baca: Awasi Politik Uang, Panwaslih Simeulue Gencarkan Patroli

Diuraikan juga, tertangkapnya titik panas di sebuah daerah dengan satelit, apabila terdeteksi di wilayah tersebut suhunya sudah di atas 33 derajat celcius dan kelembaban udara yang kurang dari 60 persen.

“Intinya, bila terpantau adanya titik panas, belum tentu adanya kebakaran lahan. Biasa jadi ada pembakaran benda lainnya. Seperti baru-baru ini, di sebuah wilayah di Aceh Utara, ada terpantau titik panas. Lalu kita laporkan ke Kodim 0103 Aceh Utara. Saat dilacak, ternyata adanya pembakaran tempurung kepala sawit dalam skala besar,” demikian Nasrun.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved