IMF Ingatkan Rentannya Perekonomian Global dan Sistem Keuangan Akibat Peningkatan Utang

Kerentanan sistem keuangan dan perekonomian menurutnya, tengah berkembang baik pada negara maju maupun negara berkembang.

IMF Ingatkan Rentannya Perekonomian Global dan Sistem Keuangan Akibat Peningkatan Utang
net
hutang imf ilustrasi 

Nilai investasi fixed-income yang bersifat benchmark-driven di emerging-markets telah naik empat kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir menjadi US$ 800 miliar.

"Ini membuat mereka lebih rentan terhadap pembalikan tiba-tiba aliran modal dalam menanggapi tren global," ujar Adrian.

Secara global, jumlah obligasi dengan peringkat rendah, seperti peringkat BBB, juga naik empat kali lipat selama dekade terakhir. Jumlah utang yang lebih berisiko, atau utang dengan peringkat spekulatif (speculative grade) juga berlipat ganda, catat IMF.

Baca: Patroli di Minggu Tenang, Panwaslih Aceh Besar Bongkar Sejumlah APK

Oleh karena itu, Adrian menyarankan agar negara emerging markets yang menghadapi arus modal yang fluktuatif untuk membatasi ketergantungan pada utang luar negeri jangka pendek dan memastikan cadangan mata uang asing dan buffer fiskal yang memadai.

"Negara-negara juga dapat menggunakan nilai tukar fleksibel untuk menyerap guncangan," tutup Adrian.

Artikel ini tayang pada Kontan.co.id dengan judul : IMF ingatkan rentannya perekonomian global akibat peningkatan utang

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved