Breaking News:

Camat Minta Keuchik Buket Langa Plot ADG Bangun Balai Pengajian

Perangkat Gampong Buket Langa, diminta agar membantu pembanguan balai pengajian di gampong itu melalui dana Alokasi Dana Gampong (ADG).

Penulis: Seni Hendri | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Camat Idi Rayeuk, Iswandi, didampingi Anggota DPRA, Hj Aisyah, Keuchik Buket Langa, Saifuddin, Pimpinan Dayah, Tgk jafaruddin, dan sejumlah tokoh masyarakat, meletakkan batu pertama pembangunan Dayah Babussalam, Senin (15/4/2019). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI -Camat Idi Rayeuk, Iswandi, meminta perangkat gampong Buket Langa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, agar membantu pembanguan balai pengajian di gampong itu melalui dana Alokasi Dana Gampong (ADG). 

“Dayah merupakan tempat menuntut ilmu agama. Karena itu, untuk memajukan dayah ini, kami mohon partisipasi masyarakat untuk mendukungnya. Selain itu, kita minta perangkat gampong dapat menyisihkan dana ADG untuk pembangunan dayah ini,” ungkap Iswandi di sela-sela peletakkan batu pertama pembangunan, Dayah Babussalam, di gampong itu, Senin (15/4/2019).

Camat juga meminta masyarakat di gampong itu agar memasukkan anaknya mengaji di Dayah Babusalam jika sudah diresmikan nanti.

Peletakkan batu pertama pembangunan Dayah Babussalam juga dihadiri oleh Anggota DPRA Komisi VII Bidang Budaya, dan Agama, Hj Aisyah, Keuchik Buket Langa, Saifuddin, Pimpinan Dayah, Tgk jafaruddin, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Baca: Pemkab Aceh Utara belum Cairkan Dana ADG 2017, Sebesar Ini Sisanya

Baca: Pemko Lhokseumawe Umrahkan 28 Pimpinan Balai Pengajian dan Dayah, Begini Proses Seleksinya

Baca: Rutan Idi Kini Miliki Balai Pengajian

Hj Aisyah mengatakan DPRA telah merevisi Qanun tentang Dayah, sehingga usulan pembangunan dayah juga bisa diusulkan ke Provinsi Aceh. Aisyah juga mengharapkan masyarakat setempat agar bergotong royong untuk mempercepat pembangunan dayah itu.

“Ke depan balai pengajian atau pesantren harus mandiri baik di bidang pertanian, maupun peternakan. Karena jika, tidak ada dana Otsus lagi, maka balai-balai pengajian, dan pesantren ini telah mandiri,” ujar Aisyah, yang membantu 200 zak semen untuk pembangunan dayah Babussalam.

Sementara itu, pimpinan Dayah Babussalam, Tgk Safaruddin, dan Keuchik Buket Langa, Saifuddin, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu pembangunan dayah ini.

“Ini dayah ibtidaiyah yaitu pengajian tingkat dasar untuk modal menuntut ilmu agama selanjutnya. Kita berharap dayah ini dapat menciptakan generasi yang Islami,” harap Tgk Safaruddin. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved