Curhat tak Didukung Dana Provinsi, Ketua KIP: Kami Sebenarnya Kecewa, tapi Tetap Harus Bersinergi

Kita minta dana, bantuan transportasi, kemudian kita minta kantor yang lebih bagus, minta tanah untuk bisa bangun kantor KIP, semuanya itu sampai hari

Curhat tak Didukung Dana Provinsi, Ketua KIP: Kami Sebenarnya Kecewa, tapi Tetap Harus Bersinergi
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri, dalam konferensi pers kepada awak media di Sekretariat KIP Aceh, Senin (15/4/2019) 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Samsul Bahri, dalam konferensi pers, Senin (15/4/2019) menyampaikan curahan hati (curhat) kepada media.

Didampingi dua komisioner Akmal Abzal dan Ranisah serta Sekretaris KIP Aceh Darmansyah, Samsul Bahri menyampaikan perihal Pemerintah Aceh yang menurutnya hingga kini sama sekali tak membantu anggaran untuk penyelenggaraan Pemilu 2019 di Aceh.

"Kita minta dana, bantuan transportasi, kemudian kita minta kantor yang lebih bagus, minta tanah untuk bisa bangun kantor KIP, semuanya itu sampai hari ini tidak ada kabar. Kami sebenarnya kecewa, tapi tetap harus bersinergi," keluh Samsul Bahri.

Baca: KIP Aceh Besar Khawatirkan Kendala Cuaca saat Pemungutan Suara di Pulau Terluar

Baca: MPU Banda Aceh Gelar Pengajian Muslimat, Ini Permintaan Wali Kota

Baca: Sempat Viral karena Hina Ojol, 3 Mahasiswi Ini Minta Maaf & Minta Publik Berhenti Menghina Balik

Padahal, kata Samsul, pemerintah daerah wajib menganggarkan dana untuk kesuksesan Pemilu 2019 seperti diperintahkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 terkait pemerintah daerah berkewajiban membantu penyelenggara pemilu.

Padahal, menurut Samsul, di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, pemerintah daerah telah menganggarkan dana untuk KIP seperti di Simeulue, Banda Aceh juga demikian.

Bahkan di Kota Lhokseumawe, pemerintah menyumbang lima unit mobil untuk keperluan mobilitas para komisioner KIP.

"Ketuanya naik fortune. Cuma provinsi (KIP Aceh) yang masih menggunakan mobil tahun 2006, kalau kami ke Takengon, dua kali rusak mobilnya," sebut Samsul Bahri.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved