Kupi Beungoh

Wahai Rakyat! Kedaulatan Ada di Tanganmu, Jangan Lacurkan dengan Sekilo Gula

Biasanya seseorang yang mendapatkan jabatan melalui suap (sogok) cenderung akan melakukan tindakan mencuri (korupsi).

Wahai Rakyat! Kedaulatan Ada di Tanganmu, Jangan Lacurkan dengan Sekilo Gula
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Hasan Basri M Nur, penulis buku "Sabda Rindu". 

Sabda Nabi Muhammad SAW, pemberi suap dan penerima suap tempatnya di neraka jahannam.

Betapa pilunya, sudah berharga murah yang hanya puluhan ribu, tempat kembali di hari akhir di neraka lagi.

Alamak! Artinya, mereka adalah makhluk yang hina dalam pandangan manusia di dunia, hina pula dalam pandangan Allah di hari akhir.

Na’uzubillah min zalik!

Baca: Cerita Perawat Caleg Stres, Masih Berjanji Seperti Kampanye, Kadang Sedih Akibat Banyak Habis Uang

Baca: Plt Gubernur: Pemilih belum Mendaftar Boleh Mencoblos, KPPS Harus Menjemput

Baca: Generasi Lem Cap Kameng?

Penyuap akan Mencuri

Pada sisi lain, biasanya seseorang yang mendapatkan jabatan melalui suap (sogok) cenderung akan melakukan tindakan mencuri (korupsi).

Logika berpikir ini ada benarnya mengingat sang calon telah menghabiskan uang yang begitu banyak sehingga dia tidak sempat memikirkan rakyat yang diwakilinya.

Kedudukannya di eksekutif dan legislatif akan dimanfaatkan untuk mengembalikan modal awal sehingga nyaris tidak sempat berpikir untuk menyuarakan aspirasi rakyat yang telah mencoblosnya. Duh!

Rakyat harus paham bahwa di tangan merekalah kedaulatan negara. Jangan tergoda dengan bujuk rayu sang calon anggota legislatif (caleg) atau calon presiden yang hanya peduli pada masa kampanye saja, terutama melalui “serangan fajar” dengan memberikan uang receh pada rakyat.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved