Kompleks Al-Aqsa: Misteri Kubah Batu Yerusalem Hingga Tempat Disimpannya Tabut Perjanjian

Kubah Batu dan batu pijakan itu terbuka untuk umat Muslim yang ingin beribadah, namun semua tergantung pada situasi keamanan dan politik setempat.

Kompleks Al-Aqsa: Misteri Kubah Batu Yerusalem Hingga Tempat Disimpannya Tabut Perjanjian
Anadolu Agency/Salih Zeki Fazl?o?lu
Umat Muslim berdoa di Kompleks Masjid al-Aqsa setelah pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Donald Trump pada 8 Desember 2017, di Yerusalem. 

Jika umat Islam menyebutnya Kubah Batu, maka umat yahudi menyebutnya Gunung Kuil (Temple Mount) atau Templum Domini.

Yang paling menarik dari Kubah Batu bukanlah banguan luarnya, namun ketika kita masuk ke dalam.

Di dalam kubah batu, sebuah pagar cukup tinggi melindungi sebuah permukaan batu besar.

Permukaan batu itulah yang dipercaya umat Islam menjadi batu pijakan Nabi Muhammad SAW saat perjalannya ke langit (peristiwa Isra' Mi'raj)

Sementara bagi kaum Yahudi, mereka meyakini bahwa permukaan batu itulah tempat dimana Abraham (Ibrahim) akan menyembelih putranya, Ishaak (Ishak).

Baca: PLN Siagakan Petugas, Pastikan Listrik Aman Selama Pemilu di Aceh Barat

Permukaan batu besar di dalam Kubah Batu ini ternyata memiliki ruang kecil di bawahnya serupa gua yang bisa dimasuki oleh beberapa orang.

Saat ini, gua tersebut dijadikan tempat ibadah bagi umat muslim.

Di tempat ini mereka bisa sholat dan berdoa.

Mitos mulai banyak terdengar semenjak beberapa orang mencoba mengetuk lantai gua ini dan mendengar suara gema di bawah lantai.

Jawaban atas salah satu misteri di dunia ini mungkin tersembunyi di lokasi Kuil Yahudi yang hancur - di bawah tempat suci Islam yang bersejarah, di bawah permukaan gua ini.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved