Nissan Juke Wartawan LKBN Antara Hancur Setelah Tabrak Sapi di Lintas Calang

Kasus tabrak sapi di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, kawasan Krak Mong, Kecamatan Sampoiniet (Calang) Aceh Jaya, bukan yang pertama, tapi sudah berulang.

Nissan Juke Wartawan LKBN Antara Hancur Setelah Tabrak Sapi di Lintas Calang
For Serambinews.com
Mobil Nissan Juke milik Irwansyah Putra, wartawan LKBN Antara Aceh diderek oleh truk milik warga setempat dari kawasan Calang Aceh Jaya untuk dibawa ke Banda Aceh, Kamis (18/4/2019) malam. 

Laporan Misran Asri I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus tabrak sapi di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, kawasan Krak Mong, Kecamatan Sampoiniet (Calang) Aceh Jaya, bukan yang pertama, melainkan sudah terjadi berulang kali.

Bukan hanya kerugian materil yang dialami pengguna jalan.

Tapi, beberapa kasus kecelakaan tabrak sapi di lintas Calang tersebut dari catatan Serambinews.com sampai menimbulkan korban jiwa meninggal dunia.

Namun, sejauh ini upaya preventif dan penangganan secara komprehensif dari pemerintah setempat belum terlihat begitu serius, sehingga kasus demi kasus kecelakaan antara pengguna jalan menabrak sapi yang dibiarkan berkeliaran di ruas jalan nasional itu terus terjadi.

Kasus kecelakaan tabrak sapi terbaru terjadi di ruas jalan kawasan Calang itu dialami Irwansyah Putra (44), fotografer sekaligus wartawan tulis di LKBN Antara Wilayah Aceh, Kamis (18/4/2019) malam, sekitar pukul 19.38 WIB.

Mobil Nissan Juke yang disopirinya mengalami kerusakan berat, setelah serombongan sapi yang awalnya berjalan di pinggir jalan spontan berlari di tengah jalan.

Sehingga Irwansyah beserta sejumlah wartawan yang baru pulang meliput dari Aceh Jaya, seketika tidak dapat menghindari tabrakan itu.

Bagian bumper serta rangka mobil tersebut rusak parah, sehingga mobil Nissan Juke-nya harus ditarik oleh truk warga setempat, karena kondisi mobil sudah tidak dapat berjalan.

"Kondisi sapi-sapi milik warga yang dibiarkan berkeliaran di pinggir jalan di lintas Calang itu harus mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten setempat. Karena, ini bukan kasus yang pertama, melainkan sudah terjadi berulang kali dan kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan kalau pemerintah tidak memberlakukan aturan tegas," kata Irwansyah yang dihubungi Serambinews.com, Jumat (19/4/2019).

Baca: BREAKING NEWS - Tabrakan di Panga, Caleg DPRA Meninggal Dunia

Baca: VIDEO - Truk Tabrak Tiang Listrik, Suami Istri Pengendara Sepeda Motor Terpental ke Badan Jalan

Baca: Truk Tabrak Tiang Listrik, Suami Istri di Bireuen Masuk Parit Bersama Sepeda Motornya

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved