Pemilu 2019

Tim Gakkumdu Aceh Utara Investigasi Ratusan Surat Suara Sudah Tercoblos di TPS 6 Desa Jamuan

Sementara itu, pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara menyatakan semua surat suara yang dikirim ke kecamatan sudah disortir dan dipastikan

Tim Gakkumdu Aceh Utara Investigasi Ratusan Surat Suara Sudah Tercoblos di TPS 6 Desa Jamuan
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Ketua Panwaslih Aceh Utara Yusriadi memeriksa surat suara yang sudah ada di Desa Jamuan Kecamatan Banda Baro Aceh Utara, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Aceh Utara mulai menginvestigasi kasus seratusan surat suara yang sudah tercoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Jamuan Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara.

Sementara itu, pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara menyatakan semua surat suara yang dikirim ke kecamatan sudah disortir dan dipastikan tidak ada yang rusak.

Surat suara tercobos itu ditemukan pertama kali seorang pemilih pada saat pemungutan suara, Rabu (17/4/2019).

Setelah diteliti terhadap surat suara yang belum digunakan ditemukan sudah tercoblos untuk DPRK, DPRA, DPRI, DPD dan calon presiden/calon wakil presiden.

Baca: Puluhan Kiai Pendukung Jokowi dan Prabowo Kompak Serukan Perdamaian dan Jauhi Provokasi

Baca: Jaringan Lambat, Data Situng Hasil Pemilu di Simeulue Sulit Terunggah di Laman Situng KPU

Baca: Tak Ingin Bebani Keuangan Negara, Malaysia Ingin Beli Peralatan Militer Secara Barter

“Sekitar pukul 10.20 WIB, hari itu ketika seorang pemilih masuk ke bilik suara dengan memegang lima surat suara. Ketika dibuka ternyata salah satu suara suara sudah tercoblos, kemudian dia memberitahukan hal tersebut kepada KPPS. Kemudian diganti dengan surat suara yang lainnya,” kata Ketua Panwaslih Aceh Utara Yusriadi kepada Serambinews.com, Sabtu (20/4/2019).

Disebutkan, lalu pengawas TPS tersebut memberitahukan KPPS untuk memeriksa surat suara sebelum diserahkan kepada pemilih, juga ditemukan beberapa lembar suara yang sudah tercoblos.

Proses pemungutan tetap berjalan. Namun setelah selesai, pengawas meneliti terhadap surat suara yang belum digunakan.

“Ditemukan ada 80 surat suara untuk DPRK yang tercoblos. Kemudian untuk DPRA 85 yang sudah tercoblos, dan beberapa surat suara untuk DPR RI, DPD dan calon presiden/wakil presiden yang sudah tercoblos,” ujar Yusriadi didampingi Ketua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Nur Furqan.

Di TPS tersebut jumlah Daftar pemilih tetap (DPT) 297 orang, dan yang menggunakan hak pilihnya 158 orang.

Saat ini kasus tersebut sedang diinvestigasi oleh tim Gakkumdu untuk pencari pelaku pidananya.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved