Tingkat KDRT Tinggi di Banda Aceh, Wakil Wali Kota Sebut Narkoba Sebagai Penyebab

Dalam beberapa tahun terakhir, kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terus terjadi peningkatan, baik secara keseluruhan Aceh maupun Kota Banda Aceh.

Tingkat KDRT Tinggi di Banda Aceh, Wakil Wali Kota Sebut Narkoba Sebagai Penyebab
shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam beberapa tahun terakhir, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terus terjadi peningkatan, baik secara keseluruhan Aceh maupun Kota Banda Aceh.

Hingga April tahun ini, sudah ada 95 kasus untuk seluruh Provinsi Aceh. Sedangkan khusus Kota Banda Aceh sudah ada 16 kasus.

Berdasarkan data Sistem Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), pada 2016 menunjukkan angka kekerasan yang cukup tinggi.

Di Aceh terdapat 453 kasus dan Banda Aceh ada 139 kasus.

Wakil Wali Kota Kota Banda Aceh, Zainal Arifin mengatakan, salah satu penyebab masih tingginya KDRT karena narkoba.

Karena narkoba merupakan salah satu penyebab tidak stabilnya emosional. Sehingga hal inilah yang dapat menimbulkan masalah dan menjadi faktor tingginya angka KDRT.

Baca: KDRT di Banda Aceh Terus Meningkat, Dalam Tiga Bulan Ada 16 Kasus

Baca: KDRT dan Dipaksa Gunakan Timun Saat Berhubungan Intim, Seorang Wanita Laporkan Suaminya ke Polisi

Baca: BPJS Kesehatan Tak Tanggung Korban KDRT dan Kekerasan Seksual

“Kami terus memberikan perhatian dan memperkuat upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan memasukan isu ini ke dalam tujuh misi utama Pemerintah Kota Banda Aceh,” ujar Zainal Arifin.

Saat ini, Pemko juga menghentikan kekerasan melalui kegiatan kelompok komunitas perempuan. Serta di dukung dengan adanya musrembang perempuan dan peraturan Walikota Kota Banda Aceh.

Zainal juga mengajak seluruh masyarakat, terutama anak-anak muda banda Aceh untuk menjauhkan diri dan keluarga dari narkoba.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved