Distanbun Aceh Canangkan Program Tanam Padi Tiga Kali Setahun

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh mencanangkan program peningkatan indeks pertanaman

Distanbun Aceh Canangkan Program  Tanam Padi Tiga Kali Setahun
FOTO IST
KADISTANBUN Aceh, A Hanan SP MM (tiga kanan), berdialog dengan Tim Humas Gubernur Aceh dan anggota TNI saat meninjau lokasi percontohan cluster padi IP-300 di Desa Lam Ilie Mesjid, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, kemarin. FOTO IST 

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh mencanangkan program peningkatan indeks pertanaman (IP) padi di sawah dari rata-rata 1,6 kali menjadi tiga kali setahun atau yang lebih dikenal dengan IP-300. Kecamatan Indrapuri dan Kuta Malaka, Aceh Besar, akan menjadi daerah percontohan (pilot project) untuk Aceh. Sebelumnya, Distanbun Aceh juga gencar melakukan penanaman secara intensif dan memanfaatkan lahan-lahan telantar menjadi lahan produktif.

Pencanangan kegiatan yang merupakan terobosan baru Distanbun Aceh itu ditandai dengan penanaman perdana cluster padi IP-300 di Desa Lam Ilie Mesjid, Kecamatan Indrapuri, Selasa (23/4) besok. Adapun luas areal percontohan mencapai 500 hektare dengan melibatkan 1.876 kepala keluarga (KK) petani yang berdomisili di daerah tersebut.

Turut diundang dalam acara itu Menteri Pertanian RI, Ir Andi Amran Sulaiman, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh bersama unsur Forkopimda Aceh, Pangdam Iskandar Muda (IM), Bupati Aceh Besar dan jajarannya, beberapa bupati di Aceh yang akan menjadi calon lokasi IP 300 berikutnya, 273 kepala/koordinator balai penyuluh pertanian (BPP) se-Aceh, seluruh penyuluh di Aceh Besar, serta tamu undangan lainnya termasuk petani yang terlibat.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Aceh, A Hanan SP MM, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, dipilihnya Kecamatan Indrapuri dan Kuta Malaka sebagai lokasi percontohan cluster padi IP-300 karena kawasan itu merupakan daerah irigasi dengan sumber air yang selalu tersedia, sudah mencapai IP-200, dan sudah menerapkan mekanisasi mulai dari pengolahan tanah sampai panen.

Menurutnya, penanaman di lokasi percontohan cluster IP-300 dilaksanakan pada tiga musim tanam (MT) yaitu IP 100 (MT 1) yang sudah berlangsung pada 15 Desember 2018-10 April 2019, IP 200 (MT 2) pada 15 April-10 Agustus 2019, dan IP 300 (MT 3) yang akan dilaksanakan pada 15 Agustus-10 Desember mendatang.

Agar program itu terlaksana dengan sukses, A Hanan juga membuat komitmen dengan warga setempat untuk tidak melepaskan ternak ke sawah atau dikenal dengan istilah luah blang. Komitmen tersebut dimaksudkan untuk mengurangi risiko kerusakan tanaman dan untuk meminimalisir risiko petani mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dalam program ini, petani membayar premi Rp 36.000 per hektare dan jika terjadi kegagalan akan mendapat ganti rugi Rp 6 juta per hektare.

Kadistanbun Aceh juga mengatakan, petani di wilayah ini akan dapat meningkatkan produksi padi, mengelola sawah secara berkelanjutan, serta menerapkan teknologi dan mekanisasi yang sinergis mulai dari hulu sampai hilir. Sehingga bisa menghasilkan beras premium yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dalam program itu, tambah A Hanan, Distanbun akan memberi dukungan berupa sarana produksi (benih, pupuk urea, NPK, dan pestisida), pengolahan tanah secara gratis untuk areal 500 hektare, penggunaan mekanisasi mulai dari penanaman sampai dengan penggilingan padi, pengendalian OPT dan bantuan alat pengolah pupuk organik dua unit, sapi 10 ekor, dua unit kandang, dan kendaraan roda tiga sebanyak dua unit.

“Kami berharap dukungan penuh dari Dinas Sumber Daya Air, Balai Pengairan, dan Pemkab Aceh Besar untuk merealisasikan program ini. Sehingga ke depan dapat ditularkan kepada kabupaten/kota lain yang juga daerah potensi padi di Aceh. Program ini juga didukung Pangdam Iskandar Muda sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi padi jagung dan kedelai (pajale),” demikian Kadistanbun Aceh, A Hanan SP MM.(jal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved