Lintas Beureunuen-Geumpang Sempit

Ruas jalan nasional Beureunuen-Geumpang, Pidie, dinilai belum sesuai standar. Sebab, jalan tembus menuju Meulaboh, Aceh Barat, itu sempit

Lintas Beureunuen-Geumpang Sempit
Foto kiriman warga
Badan jalan amblas di kawasan Gunong Lancong, Sungaimas, Aceh Barat, Selasa (5/2/2019). 

SIGLI - Ruas jalan nasional Beureunuen-Geumpang, Pidie, dinilai belum sesuai standar. Sebab, jalan tembus menuju Meulaboh, Aceh Barat, itu sempit dan bertabur longsor, sehingga rawan bagi pengguna jalan.

Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud kepada Serambi, Minggu (21/4), mengatakan, jalan Beureunuen-Geumpang merupakan ruas jalan nasional yang tembus menuju Meulaboh. Namun, ruas jalan tersebut belum memenuhi standar sebagai ruas jalan nasional. Jalan tersebut masih sempit dan adanya beberapa titik yahg masih terjadi longsor.

Longsor terparah, sebut Wabup Pidie, di Gampong Alue Lhok, Kecamatan Geumpang. Saat ini ruas jalan di Alue Lhok hanya bisa dilintasi satu kendaraan roda empat, karena sebagian badan jalan telah longsor, sehingga yang perlu dilakukan adalah pembebasan lahan warga.

“Satu-satunya yang harus dilakukan adalah pembebasan lahan warga untuk memperbaiki badan jalan yang separuh hilang akibat longsor. Jalan longsor itu harus cepat ditangani, karena kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan akibat sempit,” jelasnya.

Dikatakan, Balai Jalan Nasional Aceh harus mempercepat perluasan jalan Beureunuen menuju Geumpang, sehingga transportasi dari Beureunuen menuju Geumpang mudah dilintasi kendaraan.

Pihak Pemkab sudah pernah menggelar rapat dengan Balai Jalan Nasional Aceh agar segera mungkin ditangani. “Kita mendorong Balai Jalan Nasional Aceh supaya cepat melakukan perbaikan jalan nasional. Tahun ini hanya beberapa titik penanganan jalan nasional seperti jalan putus di Gampong Blang Bungong, Tangse. Tapi, beberapa titik jalan rusak di jalur tersebut tidak ditangani tahun ini,” sebutnya.

Selain itu, kata Wabup Fadhlullah, ruas jalan Pameu, Kecamatan Geumpang, menuju Aceh Tengah, harus dilanjutkan pembangunannya. Jalan tersebut panjangnya sekitar 40 kilometer lebih. Jika jalan tersebut bisa tembus, maka hubungan lintas tengah akan lebih dekat antara Pidie dengan Aceh Tengah. “Saya rasa lanjutan jalan Pameu menuju Aceh Tengah harus ditindaklanjuti agar hubungan kedua kabupaten itu lebih dekat. Juga aktivitas ekonomi warga akan tumbuh di dua kabupaten,” pungkasnya.(naz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved