Selasa, 5 Mei 2026

Penderita TBC di Aceh Capai 24 Ribu, Pemerintah Harus Lakukan Pencegahan Khusus

Salah satu penyebab masih tingginya TBC, karena termasuk dalam kategori penyakit menular.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
DOK DINKES ACEH
Baksos TBC Day yang di selenggarakan Program Studi Dokter spesialis Paru Unsyiah/RSUD ZA, PDPI dan Dinkes Aceh di Puskesmas Mesjid Raya Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (23/3/2019). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Saat ini pengidap penyakit TBC masih sangat tinggi di Aceh, termasuk angka kematian karena TBC.

Salah satu penyebab masih tingginya TBC, karena termasuk dalam kategori penyakit menular.

Baca: Desk Pemilu Abdya Tetap tak Umumkan Data Perolehan Suara Sementara, Publik Kecewa

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua PDPI Aceh, dr Indra Buana SpP (K) FISR yang juga dokter spesialis paru di Aceh Utara-Lhokseumawe.

Menurutnya, di Aceh saat ini diperkirakan ada sekitar 24 ribu penderita. Jumlah penderita terbanyak itu berasal dari Aceh Utara.

Katanya, tingginya angka TBC di Aceh Utara belum dapat disimpulkan.

Baca: Aceh Capai Suhu Tertinggi Bulan Ini, Satu Titik Panas Terpantau di Aceh Tengah

Karena ada kemungkinan hal itu karena petugas kesehatan kesehatan di Aceh Utara yang rajin memeriksa, sehingga jumlah pasien daerah itu terdeteksi tinggi.

“Mungkin kalau daerah lain yang diperiksa secara intensif akan nampak juga tingginya,” ujarnya.

Karena tinggi angka TBC, PDPI Aceh saat ini terus mendorong dokter spesialis paru untuk menghentikan TBC.

Tak hanya menyasar penderita, para dokter juga didorong supaya dapat melakukan pencegahan penularan TBC di masyarakat.

Baca: Gerindra Masih Teratas Suara Sementara DPR RI di Lhokseumawe, Berikut Daftar Lengkapnya

“Jadi orang yang gada gejala, tapi sudah terinfeksi TBC, ini juga harus sasaran diobati supaya tidak berkembang penyakitnya,” ujar dr Indra Buana.

Katanya, banyak penderita TBC awal-awalnya tidak terlihat. Namun baru terlihat ia mengidap penyakit ketika daya tahan tubuhnya melemah.

Sehingga, lanjutnya, dengan tingginya angka TBC di Aceh, maka pemerintah harus melakukan langkah khusus.

Langkah tersebut bukan hanya pengobatan, namun juga harus ada pencegahan kepada orang-orang yang berpotensi terkena TBC. Termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved