Warkop dan Pemilik Terbakar

Sebuah warung kopi (warkop) berkonstruksi beton bersama pemiliknya, Rizal (30) warga Desa Meunasah Geudong

Warkop dan Pemilik Terbakar
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

LHOKSUKON – Sebuah warung kopi (warkop) berkonstruksi beton bersama pemiliknya, Rizal (30) warga Desa Meunasah Geudong, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara terbakar. Rizal mengalami luka bakar parah di kedua kaki dan tangannya, sehingga harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan warkop bersama isi ludes terbakar dalam kejadian Minggu (21/4) petang.

Keuchik Meunasah Geudong, Kecamatan Baktiya, Bakhtiar kepada Serambi kemarin melaporkan, informasi yang diperolehnya, bahwa di warkop itu korban juga menjual bensin eceran dalam botol air mineral kepada warga. Saat itu, Rizal sedang mengisi bensin ke botol air mineral yang sudah dituang ke ember tak jauh dari rak mi.

Tiba-tiba, api dari kompor gas yang berada di rak mi menyambar bensin yang sedang diisi ke dalam botol air mineral, sehingga korban pun mengalami luka bakar di kedua kakinya. “Selain bagian kaki, tangan korban juga terbakar,” katanya.

Apalagi, saat itu korban juga masuk ke dalam rumah berencana untuk menyelamatkan anaknya dalam kamar, sehingga kakinya terbakar dengan karpet yang sedang dilalap api.

Ternyata, anak korban sudah dibawa istrinya ke rumah mertua tak jauh dari lokasi tersebut. Belakangan kompor gas juga meledak sehingga membakar rak mi, dan seluruh barang dalam warung kopi tersebut. “Belakangan warga baru mengetahui kejadian itu, kemudian berusaha memadamkan api dengan menggunakan pasir dan air,” ungkap Bakhtiar.

Api baru berhasil dipadamkan setelah puluhan menit kemudian tiba mobil pemadam kebakaran, dan warga juga terus berusaha membantunya. “Barang dalam warung tersebut ikut ludes terbakar. Bangunan warung tersebut terpaut jauh dengan rumah atau bangunan lain, sehingga api tidak merambat ke tempat lain,” ujar keuchik.

Ditambahkan, setelah kejadian tersebut korban langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapat pertolongan medis. Lalu, korban dirujuk kembali ke RSU Cut Meutia untuk mendapat perawatan intensif. “Tapi tadi sore korban sudah dibawa pulang ke rumah orang tuanya di Lhok Seutui. Kedua kaki korban mengalami luka parah,” pungkas Bakhtiar.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya, Ipda Mahmud kepada Serambi kemarin menyebutkan, kejadian tersebut murni kecelakaan tak ada kaitannya dengan unsur kriminal. Karena, saat kejadian tak ada warga di lokasi tersebut. Warga baru datang ke lokasi setelah mengetahui peristiwa itu untuk memadamkan api.

“Dari hasil penyelidikan kita, korban terbakar karena selang kompor gas bocor. Kemudian kompor tersebut meledak karena sudah terbakar. Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius di tangan dan kedua kakinya. Kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta rupiah,” ujar Kapolsek Baktiya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved