Pemilu 2019

Bawaslu Maluku Tenggara Pastikan Ada 15 Kotak Suara yang Dibakar Caleg PDIP

15 kotak suara yang dibakar itu merupakan kotak suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi

Bawaslu Maluku Tenggara Pastikan Ada 15 Kotak Suara yang Dibakar Caleg PDIP
Tribun Jambi/Heru Pitra
Kotak suara dibakar orang tak dikenal di salah satu TPS di wilayah Sungaipenuh, Kamis (18/4/2019). TRIBUN JAMBI/HERU PITRA 

SERAMBINEWS.COM, AMBON - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tenggara, mengungkapkan, jumlah kotak suara yang dibakar salah satu calon anggota legislatif (caleg) asal PDI-Perjuangan, LPR di Desa Weduar, Kecamatan Kei Besar Selatan, berjumlah 15 kotak suara.

“Awaalnya memang kami mendapat informasi itu hanya tiga kotak suara, namun setelah kami turun langsung ke lapangan, ternyata yang terbakar itu ada 15 kotak suara,” kata Anggota Bawaslu Maluku, Shuju Hanubun kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Rabu (24/4/2019).

Dia menjelaskan, 15 kotak suara yang dibakar itu merupakan kotak suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan juga kotak suara untuk pencoblosan DPRD Kabupaten.

Adapun 15 kotak suara yang dibakar itu didalamnya ada surat suara yang telah tercoblos dan juga dokumen lainnya seperti C1 Plano asli.

“Jadi semuanya terbakar, termasuk juga dokumen C1 Plano asli. 15 Kotak suara yang dibakar itu merupakan kotak suara dari TPS 1, 2 dan TPS 3 di Desa Wetduar,” ungkapnya.

Dia juga memastikan, jika pembakaran 15 kotak suara tersebut dilakukan oleh caleg DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, berinisial LPR.

Menurutnya, dari hasil pengawasan yang dilakukan di lapangan, kuat dugaan pelaku membakar15 kotak suara itu karena merasa tidak puas dengan selisih penghitungan suara antara data dari para saksi dan hasil rekap di PPK.

”Iya pelaku utamanya itu adalah caleg asal PDIP, sejauh ini motoifnya itu karena dia (pelaku) merasa tidak puas, merasa dicurangi,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely menyebut bahwa hanya tiga kotak suara yang dibakar dalam insiden tersebut.

Abdullah juga mengaku kalau kasus tersebut hingga kini masih ditangani Bawaslu setempat.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved