318 Paket Proyek APBA Senilai Rp 645 M Dikontrakkan

Pada Rabu (24/4) kemarin di Anjong Mon Mata, Pemerintah Aceh mengontrakkan 318 paket proyek

318 Paket Proyek APBA Senilai Rp 645 M Dikontrakkan
SERAMBI/HERIANTO
REKANAN meneken kontrak 318 paket proyek strategis APBA 2019 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (24/4). 

* Termasuk Jalan Jantho-Lamno

BANDA ACEH - Pada Rabu (24/4) kemarin di Anjong Mon Mata, Pemerintah Aceh mengontrakkan 318 paket proyek strategis APBA 2019 senilai Rp 645 miliar kepada 318 perusahaan.

“Kepada rekanan yang telah menandatangani kontrak bersama, saya minta setelah menarik uang muka kerja, jangan ada yang menjual proyeknya dengan cara mensubkan kepada pihak lain,” kata Plt Nova Iriansyah dalam pidato arahannya pada acara penandatangan kontrak paket proyek strategis APBA 2019 sebanyak 318 paket senilai Rp 645 miliar, Rabu (24/4) di Anjong Mon Mata.

Rekanan yang telah menang proyek, diminta Plt Gubernur Aceh untuk mengerjakan langsung proyeknya di lapangan dan jangan diberikan kepada orang lain untuk mengerjakannya. “ Kalau sudah dijual kepada orang lain, hasil proyeknya nanti, kalau tidak mangkrak, berkualitas rendah, cepat rusak dan roboh,” ujar Nova.

Sebanyak 318 paket proyek strategis APBA 2019 yang telah diteken bersama yang tersebar di 26 SKPA itu, sebut Nova, merupakan paket proyek strategis APBA 2019 yang telah dilelang pada 7 Januari 2019 sebanyak 1.373 paket dengan nilai Rp 3,46 trilliun.

Sebelum penandatanganan bersama 318 paket strategis APBA 2019, Nova mengatakan di sejumlah SKPA juga sudah melakukan penandatangan kontrak untuk paket pengadaan yang mendesak, seperti pengadaan makan minum pasien di RSUZA, paket proyek kebersiahan, pengadaan obat, dan barang habis pakai dan lainnya.

Untuk pelaksanaan lelang paket proyek strategis APBA 2019, kata Nova, target untuk tahun ini, pada akhir Juni nanti, semua paket strategis APBA 2019 yang dilelang harus sudah tuntas.

Saat ini, sebut Nova, masih ada 282 paket lagi proyek yang belum ditayangkan untuk dilelang menunggu giliran dan ada 207 paket tersebar di 20 SKPA yang dokumen lelang belum diserahkan ke Pokja ULP pada Biro Pengadaan Barang Setda Aceh untuk dilelang.

Kepada 20 SKPA yang belum melengkapi dan menyerahkan dokumen paket proyek strategisnya ke Pokja ULP Biro Pengadaan Barang Setda Aceh untukdi lelang, Plt Gubernur Nova Iriansyah menyerukan segera dipersiapkan dan diserahkan ke Pokja ULP di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh.

Kepada kontraktor yang telah menandatangani kontrak kerja untuk paket proyek yang sudah dimenangkannya, Nova menyerukan agar segera mengerjakan proyek itu penuh amanah, jujur, dan menyelesaikannya tepat waktu serta berkualitas.

“Jangan lalai, segera kerjakan! Kehati-hatian itu diperlukan agar kebijakan yang diambil memberikan manfaat bagi orang banyak, terutama masyarakat yang kini sedang menanti hasil pembangunan yang akan kita persembahan untuk kesejahteraannya,” ujar Nova. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved