Jenazah Muhammad Ikram Diserahkan ke Keluarga

Jenazah almarhum Muhammad Ikram bin Zamzami (20), mahasiswa Aceh yang meninggal di Kairo

Jenazah Muhammad Ikram Diserahkan ke Keluarga
SERAMBI/NASIR NURDIN
KADIS Sosial Aceh, Alhudri (kanan) mewakili Plt Gubernur Aceh didampingi Staf Khusus Gubernur, Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan jenazah almarhum Muhammad Ikram kepada ayahandanya, Zamzami (berpeci) sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Rabu (24/4) pukul 15.00 WIB. 

BANDA ACEH - Jenazah almarhum Muhammad Ikram bin Zamzami (20), mahasiswa Aceh yang meninggal di Kairo, Mesir tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (24/4) pukul 15.00 WIB.

Pemulangan jenazah dari Mesir ke Indonesia didampingi seorang staf KBRI Kairo, Teuku Amri Sulaiman dan seorang perwakilan dari Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir, Tgk Munzir.

Di Bandara SIM Blangbintang, jenazah disambut Kadis Sosial Aceh, Alhudri bersama Staf Khusus Gubernur, Illiza Sa’aduddin Djamal, serta Tgk Zamzami, ayahanda almarhum. Prosesi serah terima jenazah berlangsung di teras gedung cargo Bandara SIM Blangbintang disaksikan sejumlah staf jajaran Pemerintah Aceh, Muspika Kutabaro, Muspika Blangbintang, keluarga, dan sahabat almarhum.

Plt Gubernur Aceh dalam sambutannya yang disampaikan Kadis Sosial Aceh mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah membantu sejak almarhum sakit, selama perawatan di rumah sakit di Kairo, sampai proses pemulangan ke Tanah Air.

Secara khusus, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada KMA Mesir dan KBRI Kairo yang sudah memfasilitasi berbagai kebutuhan untuk melancarkan proses pemulangan jenazah ke Aceh. “Koordinasi yang baik antara Pemerintah Aceh dengan KBRI Kairo, KMA Mesir, keluarga, dan berbagai pihak lainnya, telah memungkinkan pemulangan jenazah berjalan lancar,” kata Alhudri.

Jenazah almarhum Muhammad Ikram kemudian diserahkan oleh Pemerintah Aceh kepada ayahandanya, Tgk Zamzami sambil berharap keluarga tabah menghadapi cobaan. “Insya Allah arwah almarhum yang masih sangat belia ini mendapat pahala syahid karena meninggal dunia saat menuntut ilmu,” ujar Alhudri.

Dengan menggunakan mobil khusus milik Dinsos Aceh--diiringi ambulans PSC 119 Dinkes Aceh--jenazah almarhum Muhammad Ikram dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Jeumpet, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Suasana haru menyelimuti keluarga besar almarhum yang berbaur bersama masyarakat dari desa-desa sekitarnya menyambut kedatangan jenazah.

Jenazah Muhammad Ikram diturunkan dari ambulans dan dimasukkan ke rumah diiringi shalawat oleh masyarakat yang hadir. Bakda Ashar, jenazah diberangkatkan ke Masjid Babusshuluh, Kemukiman Daroy Jeumpet untuk dishalatkan yang diikuti ratusan jamaah. Selanjutnya, jenazah Muhammad Ikram bin Zamzami dikebumikan di perkuburan keluarga tak jauh dari masjid tersebut.

Teuku Amri dan Munzir yang mendampingi pemulangan jenazah didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil sehingga proses pemulangan jenazah berjalan tanpa hambatan.

Jenazah diberangkatkan dari Kairo, Mesir pada 22 April 2019 dengan maskapai Turkish Airline rute Kairo-Turki-Jakarta. Selanjutnya, pada Rabu (24/4) siang, jenazah diterbangkan dengan Garuda Indonesia dari Jakarta ke Aceh.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved