Mahasiswa Demo Kantor Bupati Nagan

Massa berjumlah banyak yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Generasi Beutong Ateuh Banggalang

Mahasiswa Demo Kantor Bupati Nagan
Serambinews.com
Bupati Nagan Raya M Jamin Idham memberikan penjelasan terkait penolakan PT EMM depan mahasiswa saat melaksanakan aksi demo di kantor bupati komplek Perkantoran Suka Makmue, Kamis (25/4/2019). 

* Tuntut Pencabutan Izin PT EMM

SUKA MAKMUE - Massa berjumlah banyak yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Generasi Beutong Ateuh Banggalang (AM-GBAB) pada Kamis (25/4), melancarkan aksi demo ke Kantor Bupati Nagan Raya di Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Aksi ini terkait penolakan kehadiran PT Emas Mineral Murni (EMM) di Beutong Ateuh Banggalang.

Kelompok mahasiswa yang melakukan demo sempat terlibat adu mulut dan saling dorong dengan aparat kepolisian karena tak diizinkan masuk ke halaman kantor bupati. Namun, karena jumlah massa yang cukup banyak membuat barikade pihak kepolisian yang dibantu anggota Satpol PP dan WH Nagan Raya jebol, sehingga massa berhasil menerobos masuk ke halaman kantor bupati.

Koodinator Lapangan, Basriadi dalam orasinya menegaskan, pihaknya mendesak Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham supaya segera menyurati Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT guna segera mencabut izin PT EMM di Aceh. “Kami ingin supaya Pemkab Nagan Raya ikut andil dalam masalah ini, jangan terkesan tinggal diam begitu saja,” tukas Basriadi dalam orasinya yang disambut yel-yel oleh massa pendemo.

Dalam aksi itu, mahasiswa meminta Bupati Nagan Raya untuk menandatangani surat pernyataan terkait penolakan PT EMM tersebut dengan segera menyurati Plt Gubernur Aceh. Selain pencabutan izin PT EMM, pengunjuk rasa juga menekankan kepada pemerintah untuk tidak boleh memberikan izin kepada perusahaan tambang lainnya beroperasi di Nagan Raya.

“Kita memberi batas waktu kepada bupati selama lima hari untuk merealisasi tuntutan mahasiswa, supaya bupati segera menyurati Plt Gubernur Aceh dalam hal tolak tambang tersebut,” tegas Basriadi.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham yang menjumpai pengunjuk rasa di teras kantornya menjelaskan secara panjang lebar kebijakan yang sudah dilakukan pemkab setempat terkait penolakan PT EMM itu. Bahkan, Bupati M Jamin Idham sempat membacakan sejumlah dokumen dan menyatakan pihaknya sudah menyurati Plt Gubernur Aceh pada 2 Oktober 2018 lalu, guna meminta pihak provinsi segera menyelesaikan permasalahan PT EMM.

Bupati juga berjanji akan mengirim rekomendasi kepada Plt Gubernur Aceh sesuai dengan tuntutan mahasiswa. “Adik-adik mahasiswa agar dapat bersabar ya, kita akan segera rekomendasikan masalah ini ke Plt Gubernur,” ujar M Jamin Idham.

Setelah mendengarkan penjelasan itu, salah satu peserta aksi langsung menyodorkan kertas tuntutan yang ditulis tangan untuk ditandatangan oleh Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham di atas materai 6.000.

Usai surat pernyataan ditandatangani, mahasiswa juga meminta surat perjanjian itu untuk difotokopi dengan alasan supaya mereka juga memegang pertinggal surat tersebut. Kemudian, massa pun langsung membubarkan diri dengan tertib dan satu persatu keluar dari halaman kantor bupati.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved