Malem Diwa Urban, Mobil Listrik Unsyiah Jajal Sirkuit Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur

Dari ajang seperti inilah kita belajar melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan.

Malem Diwa Urban, Mobil Listrik Unsyiah Jajal Sirkuit  Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur
DUA mobil listrik Malem Diwa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) diluncurkan Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng. Acara bertajukGrand Launching Mobil Listrik Malem Diwa Prototype dan Malem Diwa Urban itu berlangsung di lobi gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, Banda Aceh, Selasa (18/10). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mobil listrik karya mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 'Malem Diwa Urban' dipastikan akan mengikuti balapan Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia, 29 April-2 Mei 2019.

Shell Eco-Marathon merupakan ajang balapan mobil futuristik yang menggunakan berbagai sumber energi seperti bensin, baterai elektrik, solar, etanol, hingga hidrogen.

Pada tahun ini, ada 26 tim dari mahasiswa Indonesia yang akan berkompetisi pada ajang tersebut.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng menyerahkan plakat kepada Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Kamis (25/4/2019).
Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng menyerahkan plakat kepada Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Kamis (25/4/2019). (SERAMBINEWS.COM/FOTO UNSYIAH)

Mereka akan bertanding untuk memperebutkan predikat kendaraan paling hemat energi.

Adapun pelepasan tim Malem Diwa Urban dilakukan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng didampingi Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi yang juga hadir untuk memberi kuliah umum di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Kamis (25/4/2019).

Baca: L300 dari Tangse ke Meulaboh Dialihkan via Jalan Kampung 

Baca: Berlaku Nakal ke Pelangggan, Pemkab Ancam Cabut Izin Agen Gas Bersubsidi di Agara

Baca: Live Streaming QF Badminton Asia Championships 2019 - Menanti Marcus/Kevin Stop Kekalahan Beruntun

Prof Samsul mengatakan ini kali keduanya Unsyiah ikut dalam ajang tersebut, setelah berhasil meraih juara 8 tingkat Asia pada Shell Eco-Marathon Asia tahun lalu di Singapura.

Dirinya optimis Malem Diwa Urban dengan konsep baterai elektrik, yakni energi yang ramah lingkungan, kali ini siap menorehkan prestasi yang lebih baik.

Menurut Rektor, Shell secara konsisten memberikan wadah kepada generasi muda dunia untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat dunia.

REKTOR Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng, melaunching mobil listrik Malem Diwa Urban R.2.0, karya mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah, di halaman fakultas tersebut, Rabu (7/2).
REKTOR Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng, melaunching mobil listrik Malem Diwa Urban R.2.0, karya mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah, di halaman fakultas tersebut, Rabu (7/2). ()

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rektor Unsyiah.

Ia juga berharap tim Unsyiah bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Unsyiah di ajang bergengsi tersebut.

“Dari ajang seperti inilah kita belajar untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan,” jelasnya.

Sementara Darwin Silalahi menyampaikan bahwa dalam 10 tahun terakhir, Shell Eco-marathon Asia 2019 telah menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk berkompetisi di event internasional.

Menurutnya sejak pertama kali diadakan pada tahun 2010, tim mahasiswa Indonesia selalu berpartisipasi dan menunjukkan prestasi di ajang tersebut.

“Kami berharap seluruh perguruan tinggi di Indonesia bisa berpartisipasi menghasilkan terobosan baru, untuk menciptakan kendaraan dengan bahan bakar hemat energi, ramah lingkungan, serta memperhatikan aspek keselamatan,” tukasnya.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved